Anatomi Otot Pengunyah

Perjalanan M. masseter dari arcus zygomaticus ka angulus mandibulae dapat dipalpasi dengan mudah melalui kulit. Pada saat merapatkan gigi, M. temporalis dapat diraba di fossa temporalis. M. Pterygoideus medialis berinsertio pada permukaan dalam angulus mandibulae. M. pterygoideus lateralis berjalan kea rah dalam dari articulatio temporomandibularis.

M. Temporalis1. Otot : M. Temporalis

Nervus : Nn. Temporales profundi (N. mandibularis (V/3)

Origo : Os temporal di bawah linea temporalis inferior, lapisan dalam fascia temporalis

Insertio : Apex dan permukaan medial proc. Coronoideuss mandibulae

Fungsi : Serabut anterior menutup mulut, serabut posterior menarik mandibula Continue reading

Fraktur Leher Humerus

Fractures of the neck of the humerusFraktur leher humerus

Umumnya terjadi pada wanita tua yang telah mengalami osteoporosis sehingga terjadi kelemahan pada tulang

Klasifikasi

-          Fraktur impaksi

-          Fraktur tanpa impaksi, dengan atau tanpa pergeseran

Pengobatan

-          Tanpa pergeseran dapat dilakukan terapi konservatif dengan mitela dan mobilisasi segera pada gerakan sendi bahu

-          Bila disertai pergeseran mungkin dapat dipertimbangkan tindakan operasi

Komplikasi

-          Kekakuan pada sendi

-          Trauma saraf yaitu nervus aksilaris

-          Dislokasi sendi bahu

Tentang Nyeri Leher

Tentang nyeri leherNeck pain adalah kondisi medis yang umum yang dapat berakibat dari banyak tipe-tipe stress. Postur yang buruk, kecelakaan, luka-luka dan penyakit-penyakit degenatif mungkin semuanya bertanggung jawab menyebabkan nyeri pada leher seseorang. Pada kasus-kasus lain, penyakit-penyakit, seperti fibromyalgia, mungkin menyebabkan neck pain. Jarang, infeksi dari lapisan penutup otak dapat menyebabkan neck pain.

Leher tersusun dari tujuh tulang-tulang yang disebut vertebrae yang mulai dari torso bagian atas dan berakhir pada dasar tengkorak. Bagian lain dari leher termasuk otot-otot, tendon-tendon, ligament-ligamen, sendi-sendi facet, saraf-saraf dan cakram-cakram (disc) invertebral yang memisahkan vertebrae.

Vertebrae pada lehermenyusun cervical spine. Vertebrae yang keras dan ligament-ligamen dari leher menyediakan stabilitas pada spine, dan otot-otot mengisinkan dukungan (penyanggaan) dan gerakan. Continue reading

Faktor Resiko dan Penyebab Gangguan Tumbuh Kembang Anak

Faktor Resiko dan Penyebab Gangguan Tumbuh Kembang AnakGangguan atau kelainan tumbuh kembang anak meliputi gangguan tumbuh dan  kembang maupun keduanya. Setiap penyimpangan atau hambatan terhadap proses pertumbuhan dan perkembangan dapat berakibat gangguan tumbuh kembang dan cacat.

Beberapa factor resiko dan penyebab gangguan/kelainan tumbuh kembang anak, sbb :

  1. Usia ibu terlalu muda (<18 tahun) : retardasi mental, trisomi (gangguan gen yang dibawa sejak lahir).
  2. Usia ibu terlalu tua (>35 tahun) : retardasi mental, mongolism, Klenefelters, Kelainan SP Celah bibir dan langit-langit.
  3. Umur ayah terlalu tua : Akhondroplasia, tuli, kelainan SSP.
  4. Genetic : Berbagai penyakit herediter, Retardasi mental, Kecenderungan premature/postmatur.
  5. Faktor Sosial (kemiskinan) : BBLR, Kelainan bawaan
  6. Gizi kurang : BBLR, Retardasi mental, Kerusakan Otak janin
  7. Anak Pertama : Gangguan sikap dan perilaku, Berbagai kelainan bawaan, Disfungsi minimal otak.
  8. Jarak anak terlalu dekat : Prematuritas, Gangguan psikomotor
  9. Ibu perokok : BBLR/janin tumbuh lambat
  10. Factor musim dan ras : Spina bifida, polidaktili
  11. Infeksi TORCH : Berbagai kelainan bawaan
  12. Endokrin/hormone : Hipoglikemia, gigantism, Hipotiroidism
  13. Trauma lahir : CP, Retardasi mental
  14. Trauma sesudah lahir : CP, Cacat tubuh
  15. Infeksi Susunan saraf : Kelumpuhan, retardasu mental, bisu, tuli, buta, dsb.

Inkoontinensia Urin Akibat Partus

Inkontinensia Urin Akibat PartusProses pembentukan urine dan pengeluarannya setelah ditampung pada kandung kemih merupakan suatu rangkaian fungsi daripada system atau traktus orogenitalia yang saling berkaitan satu sama lain sehingga memerlukan pengetahuan tentang anatomi terapan yang sehubungan dengan kondisi tersebut. Adapun proses tersebut melibatkan fungsi dari organ seperti: Ginjal, Ureter, vesucaurineria dan uretra yang kesemuanya mempunyai fungsi tertentu dalam proses pembentukan urine sampai pada pengeluaran urine, demikian pula otot-otot tersebut terletak dibawah lapisan jaringan yang elastic dan tebal yang sebelah luar dilapisi jaringan ikat. Di samping itu m. springter vesika uternus atau m. rabdosfingter ekternus. Otot inilah yang dapat meningkatkan fungsi sfingter vesica dengan menarik uretra kea rah proksimal sehingga uretra lebih menyempit. Otot-otot dasar panggul seperti m. levator ani dapat pula aktif menentukan posisi leher vesika. Bila dasar mengendor maka uretra dan leher vesika akan bergeser kebelakang dan vesika dapat dikosongkan. Bila uretra ditarik kedepan, maka mulut vesika ditutup . persarafan berasal dari pleksus lumbalis dan sacralis. Peredaran darah berasal dari ginjal dengan arteri renalisis dan vena renalis ureter mendapat suplai darah dari arteri renalis , arteri spermaticainterna vesikalis sebagai cabang dari arteri umbilikasi dan member darah pada vaginalisis dan basis vesika mendapat aliran darah dari arteri vesikalis inferior dan arteri vaginalis untuk wanita . Continue reading

Koordinasi, Balance dan Skill Fungsional

Coordination, balance and muscle functional skillsKoordinasi, balance dan skill fungsional yang diperoleh adalah saling terkait dan merupakan aspek komplek dari control motorik. Koordinasi merupakan kemampuan untuk menggunakan otot-otot dengan benar paada waktu yang tepat dengan rangkaian / urutan dan intensitas yang sesuai. Koordinasi merupaakn basis dari gerakan halus dan efisien yang dapat terjadi pada level volunteer atau involunter (otomatis) à diperlukan organisasi yang luas dalam ssp untuk mengawali, menuntut dan derajat pola gerakan.

Balance merupakan kemampuan untuk memelihara/mempertahankan pusat gravitasi tubuh diatas dasar tumpuan, biasanya dalam posisi tegak. Balance adalah fenomena dinamik yang melibatkan kombinasi dari stabilitas dan mobilitas à diperlukan untuk mempertahankan suatu posisi dalam ruang atau gerakan dalam pola terkontrol dan terkoordinasi. Continue reading

Penatalaksanaan Fisioterapi Pada Penyakit Parkinson

Physiotherapy In Parkinson's DiseaseA. Pengertian

Parkinson merupakan salah satu penyakit akibat gangguan pada ganglia basalis di otak. Penyakit ini pertama kali ditemukan oleh Tuan Parkinson pada tahun 1868 yang secara umum menampakkan gejala khas berupa rigidity, bradikinesia (gerakan lamban) mikroskopi, akinesia, wajah kaku, abnormal postur berupa fleksi postur, gangguan reaksi keseimbangan dan berkurangnya rotasi trunk.

B. Patologi

Diawali menurunnya atau berkurangnya pengiriman dopamine (DA) ke substantia Nigra, sehingga timbul gejala-gejala seperti tersebut diatas. Continue reading

Otot-otot Ekstensor Cruris

M. Tibialis anterior1. Otot : M. Tibialis anterior
Origo : E[icondylus lateralis tibia, facies lateralis dan membrane interossea
Insertion : Basis ossis metatarsalis I dan os cuneiforme medial
Fungsi: dorso fleksi dan supinasi kaki. Continue reading

Cara Palpasi Jaringan Keras Regio Writs dan Hand

Hard tissue palpation Wrist and Hand RegionUntuk memulai palpasi writs dan hand, thumb pemeriksa diatas processus styloideus radii pasien (bagian proksimal thumb) dan index serta middle finger pemeriksa diatas processus styloideus ulna (bagian proksimal jari kelingking). Dibagian  peninggian tulang  yang merupakan dasar dari referensi bentuk pada regio carpal. Dari titik itu palpasi dilanjutkan pada garis linear kearah tulang dan struktur jaringan lunak di hand.

     Tulang-tulang di writs disusun oleh 8 tulang carpal yang terdiri dari bagian proksimal dan bagian distal. Bagian proksimal terdiri dari scapoid, lunatum, triquetrum, dan pisiform. Sedangkan bagian distal terdiri dari trapezium, trapezoid, capitatum dan hamatum.

1)             Processus styloideus radii

Bentuknya di lateral hand, pada posisi anatomi (palmar menghadap keanterior) . Seperti pada saat palpasi diujung distal, tandai sesuatu yang kecil ditepi sulcus yang dapat dirasakan sepanjang sudut lateral. Dari situ, palpasi panjangnya processus styloideus, dan dilanjutkan ke shaf radial  hingga tidak teraba lagi karena ditutupi oleh jaringan lunak kira-kira pada pertengahan forearm. Kemudian ulangi pada titik di peninggian processus styloideus radii, yang terletak hanya di bagian proksimal carpal joint. Continue reading

Cara Mencegah Terjadinya Keputihan yang Berulang

How Preventing LeucorrheaUntuk menghindari komplikasi yang serius dari keputihan, sebaiknya penatalaksanaan dilakukan sedini mungkin  sekaligus untuk menyingkirkan  kemungkinan adanya penyebab lain seperti kanker leher rahim yang juga memberikan gejala keputihan berupa secret encer, berwarna merah muda, coklat mengandung darah atau hitam serta berbau busuk.

Penatalaksanaan keputihan tergantung dari penyebab infeksi seperti jamur, bakteri atau parasit. Umumnya diberikan obat-obatan untuk mengatasi keluhan dan menghentikan proses infeksi  sesuai dengan penyebabnya. Obat-obatan yang digunakan dalam mengatasi keputihan biasanya berasal dari golongan flukonazol untuk mengatasi infeksi candida dan golongan metronidazol untuk mengatasi infeksi bakteri dan parasit. Persediaan obat dapat berupa sediaan oral (tablet, kapsul), topical seperti krem yang dioleskan dan uvula yang dimasukkan langsung ke dalam liang vagina. Continue reading