Otot-otot Ekstensor Cruris

M. Tibialis anterior1. Otot : M. Tibialis anterior
Origo : E[icondylus lateralis tibia, facies lateralis dan membrane interossea
Insertion : Basis ossis metatarsalis I dan os cuneiforme medial
Fungsi: dorso fleksi dan supinasi kaki. Continue reading

Cara Palpasi Jaringan Keras Regio Writs dan Hand

Hard tissue palpation Wrist and Hand RegionUntuk memulai palpasi writs dan hand, thumb pemeriksa diatas processus styloideus radii pasien (bagian proksimal thumb) dan index serta middle finger pemeriksa diatas processus styloideus ulna (bagian proksimal jari kelingking). Dibagian  peninggian tulang  yang merupakan dasar dari referensi bentuk pada regio carpal. Dari titik itu palpasi dilanjutkan pada garis linear kearah tulang dan struktur jaringan lunak di hand.

     Tulang-tulang di writs disusun oleh 8 tulang carpal yang terdiri dari bagian proksimal dan bagian distal. Bagian proksimal terdiri dari scapoid, lunatum, triquetrum, dan pisiform. Sedangkan bagian distal terdiri dari trapezium, trapezoid, capitatum dan hamatum.

1)             Processus styloideus radii

Bentuknya di lateral hand, pada posisi anatomi (palmar menghadap keanterior) . Seperti pada saat palpasi diujung distal, tandai sesuatu yang kecil ditepi sulcus yang dapat dirasakan sepanjang sudut lateral. Dari situ, palpasi panjangnya processus styloideus, dan dilanjutkan ke shaf radial  hingga tidak teraba lagi karena ditutupi oleh jaringan lunak kira-kira pada pertengahan forearm. Kemudian ulangi pada titik di peninggian processus styloideus radii, yang terletak hanya di bagian proksimal carpal joint. Continue reading

Cara Mencegah Terjadinya Keputihan yang Berulang

How Preventing LeucorrheaUntuk menghindari komplikasi yang serius dari keputihan, sebaiknya penatalaksanaan dilakukan sedini mungkin  sekaligus untuk menyingkirkan  kemungkinan adanya penyebab lain seperti kanker leher rahim yang juga memberikan gejala keputihan berupa secret encer, berwarna merah muda, coklat mengandung darah atau hitam serta berbau busuk.

Penatalaksanaan keputihan tergantung dari penyebab infeksi seperti jamur, bakteri atau parasit. Umumnya diberikan obat-obatan untuk mengatasi keluhan dan menghentikan proses infeksi  sesuai dengan penyebabnya. Obat-obatan yang digunakan dalam mengatasi keputihan biasanya berasal dari golongan flukonazol untuk mengatasi infeksi candida dan golongan metronidazol untuk mengatasi infeksi bakteri dan parasit. Persediaan obat dapat berupa sediaan oral (tablet, kapsul), topical seperti krem yang dioleskan dan uvula yang dimasukkan langsung ke dalam liang vagina. Continue reading

Penatalaksanaan Fisioterapi Pada Ankle Sprain

Physiotherapy In Ankle sprainPenatalaksanaan Fisioterapi Pada Ankle Sprain
Pengertian:
Adalah proses fisioterapi yang diterapkan pada Ankle sprain
Tujuan:
Melaksanakan asuhan fisioterapi secara tepat, efektif dan efisien dengan hasil yang optimal.
Kebijakan:
Indikasi:
- Asesmen fisioterapi dan temuannya pd kasus Ankle Sprain
- Intervensi fisioterapi pada Ankle Sprain Continue reading

Penatalaksanaan Fisioterapi Pada Thoracic (Compression) Outlet Syndrome: Scalenus Syndrome

Physiotherapy In ThoracicPenatalaksanaan Fisioterapi Pada Thoracic (Compression) Outlet Syndrome: Scalenus Syndrome

Pengertian:
Adalah proses fisioterpi yang diterapkan pada Thoracic (Compression) Outlet Syndrome : Scalenus Syndrome.
Tujuan:
Melaksanakan asuhan fisioterapi secara akurat, paripurna, efektif dan efisien dengan hasil yang optimal
Kebijakan:
Indikasi :
- Asesmen fisioterapi dan temuannya pd kasus Thoracic (Compression) Outlet Syndrome : Scalenus Syndrome
- Intervensi fisioterapi pada Thoracic (Compression) Outlet Syndrome : Scalenus Syndrome Continue reading

Penatalaksanaan Fisioterapi Pada Tennis Elbow (Epicondylitis lateralis)

Fisioterapi Pada Tennis ElbowPenatalaksanaan Fisioterapi Pada Tennis Elbow (Epicondylitis lateralis)
Pengertian:
Adalah proses asuhan fisioterapi yang diterapkan pada tennis elbow
Tujuan:
Melaksanakan penatalaksanaan fisioterapi secara akurat, paripurna, efektif dan efisien dengan hasil yang optimal.
Kebijakan:
Patologi:
- Epicondylitis lat. Humeri.
- Inflamasi akibat stretch injury, dapat didahului degenerasi tendon.
- Tennis elbow tipe I: Tendon extensor carpiradialis longus
- Tennis elbow tipe II: Tendoperiosteal extensor carpiradialis brevis
- Tennis elbow tipe III: Tendon-muscular juction extensor carpiradialis brevis
- Tennis elbow tipe IV: Muscle belly extensor carpiradialis brevis Continue reading

Penatalaksanaan Fisioterapi Pada Kontraktur Sendi Siku Pasca Immobilisasi

Fisioterapi Pada Kontraktur Sendi Siku Pasca ImmobilisasiPenatalaksanaan Fisioterapi Pada Kontraktur Sendi Siku Pasca Immobilisasi
Pengertian:
Adalah proses asuhan fisioterapi yang diterapkan pada kontraktur sendi siku pasca immobilisasi
Tujuan:
Melaksanakan penatalaksanaan fisioterapi secara akurat, paripurna, efektif dan efisien dengan hasil yang optimal.
Kebijakan:
Patologi:
- Pasca immobilisasi fraktur/dislokasi
- Pasca operasi fraktur supracondylar siku, fraktur ante brachii, tumor dan lain-lain
- Kontraktur kapsulo-ligamenter, kontraktur otot siku. Continue reading

Struktur Jantung

Struktur JantungSTRUKTUR  JANTUNG 

JANTUNG  Adalah  : organ otot terbagi atas 4 ruang  yang ditutupi oleh  3 lapis otot yaitu dari luar kedalam ; Pericardium, Myocardium dan Endocardium

 2 Ruang atas  yi; atrium kanan dan kiri yang dibatasi oleh Septum Interatrium  yang fungsinya :

 a. Menerima darah  à atrium kiri menerima darah dari sirkulasi pulmonal melalui vena pulmonalis dan atrium kanan menerima darah dari sirkulasi sistemik melalui vena cava superior dan Inferior

 b.  Memompa darah masuk ventrikel

2 Ruang bawah yi ; Ventrikel kanan dan kiri dibatasi oleh septum Interventrikel yang fungsinya ;

       a. Menerima darah dari atrium

       b. Memompa darah keluar jantung Continue reading

Patofisiologi Penyakit Bronkiektasis

Patofisiologi Penyakit BronkiektasisBronkiektasis merupakan dilatasi abnormal dari bronki proksimal dan menengah (> 2 mm) yang disebabkan oleh melemahnya atau kerusakan komponen otot dan elastis dinding bronkial. daerah yang terkena dampak dapat menampilkan berbagai perubahan, termasuk peradangan transmural, edema, jaringan parut, dan ulserasi, antara temuan lainnya. parenkim paru distal juga mungkin rusak sekunder terhadap infeksi mikroba yang gigih dan pneumonia postobstructive sering. Bronkiektasis kongenital atau dapat diperoleh tetapi yang paling sering latter.

Bronkiektasis kongenital biasanya mempengaruhi bayi dan anak-anak dan hasil dari penangkapan perkembangan pohon bronkial. Bentuk-bentuk yang lebih umum yang diperoleh terjadi pada orang dewasa dan anak-anak yang lebih tua dan membutuhkan penghinaan menular, penurunan drainase, obstruksi jalan napas, dan / atau cacat dalam pertahanan tuan rumah. jaringan ini juga rusak sebagian oleh respon protease neutrophilic tuan rumah, sitokin inflamasi, oksida nitrat, dan radikal oksigen. Hal ini menyebabkan kerusakan pada komponen otot dan elastis dinding bronkial. Selain itu, jaringan alveolar peribronchial mungkin rusak, sehingga baur peribronchial fibrosis. Continue reading

Pencegahan dan Pengobatan Penyakit Bronkiektasis

Pencegahan dan Pengobatan Penyakit BronkiektasisUntuk mencegah pembangunan masa depan bronkiektasis, sebuah x-ray dada harus dilakukan setelah adanya serangan yang parah campak, batuk rejan atau infeksi saluran pernafasan akut lainnya di masa kecil. Meskipun merokok belum ditemukan menjadi penyebab langsung bronkiektasis, hal ini tentunya merupakan iritan yang semua pasien harus menghindari untuk mencegah perkembangan infeksi (seperti bronkitis) dan komplikasi lebih lanjut.

Sebuah indeks massa tubuh yang sehat, vaksinasi (terutama terhadap pneumonia dan influenza) dan kunjungan dokter biasa mungkin memiliki efek bermanfaat pada pencegahan maju bronkiektasis. Kehadiran hipoksemia, hiperkapnia, tingkat dyspnea dan sejauh radiografi sangat mempengaruhi tingkat kematian dari penyakit ini.

Pengobatan bronkiektasis termasuk mengendalikan infeksi dan sekresi bronkial, menghilangkan penghalang jalan napas, pembuangan bagian yang terkena paru-paru oleh pembedahan atau embolisasi arteri dan mencegah komplikasi. Ini termasuk penggunaan berkepanjangan dari antibiotik untuk mencegah infeksi merugikan , serta menghilangkan akumulasi cairan dengan drainase postural dan fisioterapi dada. Operasi juga dapat digunakan untuk mengobati bronkiektasis lokal, menghapus penghalang yang dapat menyebabkan perkembangan penyakit itu. Continue reading