Search Results for: 8 langkah strategi penyuluhan

Langkah-langkah Penyuluhan Kesehatan

Penyuluhan kesehatan adalah kegiatan pendidikan yang dilakukan dengan caramenyebarkan pesan, menanamkan keyakinan, sehingga masyarakat tidak saja sadar, tahu dan mengerti, tetapi juga mau dan bisa melakukan suatu anjuran yang ada hubungannya dengan kesehatan. Penyuluhan kesehatan adalah gabungan berbagai kegiatan dan kesempatan yang berlandaskan prinsip-prinsip belajar untuk mencapai suatu keadaan, dimana individu, keluarga, kelompok atau masyarakat secara keseluruhan ingin hidup sehat, tahu bagaimana caranya dan melakukan apa yang bisa dilakukan, secara perseorangan maupun secara kelompok dan meminta pertolongan (Effendy, 1998). Pendidikan kesehatan adalah suatu proses perubahan pada diri seseorang yang dihubungkan dengan pencapaian tujuan kesehatan individu, dan masyarakat . Pendidikan kesehatan tidak dapat diberikan kepada seseorang oleh orang lain, bukan seperangkat prosedur yang harus dilaksanakan atau suatu produk yang harus dicapai, tetapi sesungguhnya merupakan suatu proses perkembangan yang berubah secara dinamis, yang didalamnya seseorang menerima atau menolak informasi, sikap, maupun praktek baru, yang berhubungan dengan tujuan hidup sehat (Suliha, dkk., 2002). Continue reading

Langkah-langkah Untuk Berhenti Merokok

Dari semua cara kita bisa berhenti merokok tanpa keraguan yang paling efektif adalah melepaskan sedikit demi sedikit, dan dengan demikian tidak kita menyadari bahwa kita pergi, tetapi tidak menderita terlalu banyak meninggalkan sekaligus, oleh apa yang dapat semakin mengubah dosis kita, jadi saat kita paling tidak tahu itu, kami akan berhenti, dan meskipun fakta bahwa masih banyak, tapi dalam satu atau dua bulan kami pergi, untuk memulai cukup ikuti tiga sederhana langkah.

Langkah 1. Perubahan merek rokok. Menyelesaikan paket terakhir yang Anda miliki dan segera membeli merek yang berbeda (pilih merek nikotin sama atau lebih kecil, tidak memilih apapun yang mengandung nikotin sebanyak mereka saat ini asap).

Langkah 2. Mengubah rokok Anda pertandingan ringan. Setiap kali Anda merasa seperti itu akan menyalakan rokok dengan korek api, tidak meminta untuk meminjam giliran lebih ringan, Anda harus membawa pertandingan Anda sendiri.

Langkah 3. Sebuah drag dan lepaskan cerutu. Setiap kali Anda memberikan isapan (isapan) Anda membiarkan cerutu di asbak. Anda tidak harus di tangan saat Anda sedang merokok.

Setelah tiga langkah yang sudah kita tahu, kita hanya perlu mengikuti, adalah bahwa hal itu mungkin tidak akan mendapatkan apa-apa, dan apa yang kita inginkan adalah berhenti merokok, jauh lebih mudah daripada tampaknya, bersedia dan akan, kita bisa mendapatkan mengalahkan merokok, jadi semakin cepat Anda harus sampai ke sana.

Langkah-langkah untuk hamil setelah aborsi.

Setelah aborsi, memutuskan untuk mencoba lagi merupakan keputusan yang sangat sulit. Penderitaan yang terlibat dalam aborsi tak terduga bisa membuat Anda berpikir tidak mungkin bagi Anda untuk hamil.

Setelah aborsi, biasanya bermanfaat bagi pasangan untuk mengambil beberapa waktu sebelum mempertimbangkan mencoba lagi. Setelah Anda menghabiskan waktu, Anda harus memutuskan apakah atau tidak untuk mencoba, ingat bahwa semua kehamilan berbeda, bahwa kesehatan Anda adalah yang terpenting dan selalu meminta bantuan dari dokter spesialis.

Waktu terbaik untuk hamil bayi baru akan setelah Anda melewati masa berkabung. Dokter akan membantu Anda membuat keputusan ini, karena penting bahwa Anda secara fisik dan emosional siap membantu bahwa kehidupan kecil untuk tumbuh. Ketika saatnya tiba, tidak memiliki pikiran negatif ketika Anda sedang mencoba untuk menggantikan bayi Anda, hanya yang pertama dan sudah waktunya untuk coba yang lain. Jika Anda melihat Anda tidak dapat menghindari pikiran-pikiran ini, mungkin akan lebih baik untuk berkonsultasi psikolog juga sampai saatnya tiba.

Langkah-langkah Untuk Segera Hamil

Di atas segalanya, ingatlah bahwa kehamilan adalah saat sukacita. Jangan terobsesi atau terjebak untuk mendapatkannya, Anda harus mengambil mudah pergi sedikit demi sedikit.

Jika Anda mengambil pil, anda meninggalkan situs ini dan menunggu minimal tiga siklus sebelum Anda berpikir Anda bisa tinggal di tape. Tubuh Anda perlu untuk memulihkan hormon, sehingga beberapa bulan pertama akan kesuburan yang sangat rendah.

Disarankan untuk mulai mengambil kedua dosis harian 400 mg asam folat. Suplemen ini akan membuat Anda lebih subur dan mencegah cacat pada bayi Anda.

Cobalah berhubungan seks terutama pada hari-hari ovulasi Anda. Anda bisa hamil setiap saat, tetapi pada sekitar hari ke 15 dari siklus Anda berovulasi dan kemungkinan adalah yang terbesar, tidak sia-siakan!

Nutrisi yang baik dan gaya hidup sehat sangat penting juga untuk hamil bayi. Konsultasikan dengan dokter Anda dan menginformasikan keputusan Anda, ia akan tahu bagaimana cara terbaik menasihati.

8 Langkah Cegah Jamur di Vagina

Infeksi pada jamur bisa terjadi paad setiap wanita. Biasanya wanita yang mengalami infeksi jamur vagina, akan terasa sakit dan tidak nyaman. Hilangkan pikiran anda bahwa anda tidak mungkin terkena infeksi, karena vagina adalah sasaran empuk pertumbuhan jamur. Sejumlah kecil jamur hidup di kulit dan dalam vagina samapi mengalami pertumbuhan setelah mengalami rangsangan yang menyebabkan infeksi. Infeksi jamur relatif kurang berbahaya dan jarang melemahkan, tetapi jamur dapat mengiritasi labih dari satu kali. Tanda2nya antara lain penebalan, putih, dadih seperti kotoran, peradangan sakit selama buang air kecilatau hubungan seksual. Continue reading

5 langkah untuk hamil

Jika Anda mempertimbangkan memiliki bayi, saya sarankan Anda mengikuti langkah-langkah untuk memenuhi impian Anda sesegera mungkin:

• Kunjungi dokter kandungan Anda secepat mungkin dan memberitahu keputusan Anda. Dengan mengikuti saran tersebut dan akan lebih mudah.

• Pelajari siklus ovulasi Anda dan memutuskan apa yang terbaik. Siklus ovulasi biasanya terjadi pada setengah dari siklus menstruasi, 14 hari sebelum periode. Ada beberapa tes di apotik untuk membantu Anda menemukan saat yang tepat.

• Memiliki jenis kelamin sebanyak yang Anda inginkan. Memang benar bahwa air mani lebih banyak menghasilkan jumlah yang lebih rendah antara sperma yang berisi, tapi usaha adalah usaha dan jumlah yang lebih kecil, masih ada jutaan dan jutaan sperma ke depan fecundarte.

• jika Anda mengambil kontrol kelahiran, ovulasi normal selama dua atau tiga bulan kemudian Anda di diatur, jangan putus asa!

• Jika Anda merokok, Anda harus berhenti merokok, karena nikotin dan komponen lain dari kesuburan Mengurangi tembakau.

Cardiorespiratory Endurance

Cardiorespiratory Endurance

Cardiorespiratory EnduranceCardiorespiratory endurance

Tes VO2max

a. Run Test

1)      Cooper Test

Tes ini bertujuan untuk mengukur kemampuan VO2max seseorang dan memonitor perkembangannya. Dalam tes ini, alat dan fasilitas yang digunakan adalah :

  • Area lapangan yang berjarak 400 meter – setiap 100 meter diberi tanda
  • Stopwatch dan meteran
  • Seorang asisten/pembantu

Prosedur pelaksanaannya adalah :

  • Tentukan titik star dan titik finish
  • Suruh orang coba untuk berlari/berjalan dari titik star sampai titik akhir jarak lari, kemudian kembali lagi dan seterusnya sampai mencapai waktu 12 menit. Jika waktu telah mencapai 12 menit, perintahkan orang coba untuk berhenti berlari/berjalan.
  • Seorang asisten mencatat jumlah putaran yang dilaluinya, kemudian menghitung total jarak yang ditempuh dengan cara menjumlahkan putaran yang dilaluinya.
  • Hasil yang dicapai, dicocokkan dengan Tabel VO2max berdasarkan jarak yang ditempuh.

Hasil VO2max : untuk menilai VO2max-nya dapat dihitung dengan menggunakan rumus : ( jarak yang ditempuh dalam meter – 504,9) / 44,73. Hasil dari rumus tersebut dicocokkan dengan tabel VO2max.

Tabel VO2max. menurut Cooper

Usia

Sgt Baik

Baik

Sedang

Kurang

Sgt Krg.

Laki2  13-14

>2700m

2400-2700m

2200-2399m

2100-2199m

<2100m

Pr 13-14

>2000m

1900-2000m

1600-1899m

1500-1599m

<1500m

Laki2 15-16

>2800m

2500-2800m

2300-2499m

2200-2299m

<2200m

Pr. 15-16

>2100m

2000-2100m

1700-1999m

1600-1699m

<1600m

Laki2 17-20

>3000m

2700-3000m

2500-2699m

2300-2499m

<2300m

Pr. 17-20

>2300m

2100-2300m

1800-2099m

1700-1799m

<1700m

Laki2 20-29

>2800m

2400-2800m

2200-2399m

1600-2199m

<1600m

Pr. 20-29

>2700m

2200-2700m

1800-2199m

1500-1799m

<1500m

Laki2 30-39

>2700m

2300-2700m

1900-2299m

1500-1899m

<1500m

Pr.  30-39

>2500m

2000-2500m

1700-1999m

1400-1699m

<1400m

Laki2 40-49

>2500m

2100-2500m

1700-2099m

1400-1699m

<1400m

Pr. 40-49

>2300m

1900-2300m

1500-1899m

1200-1499m

<1200m

Laki2 >50

>2400m

2000-2400m

1600-1999m

1300-1599m

<1300m

Pr.  >50

>2200m

1700-2200m

1400-1699m

1100-1399m

<1100m

2)      Balke Test

Tes ini bertujuan untuk mengukur kemampuan VO2max seseorang dan memonitor perkembangannya. Dalam tes ini, alat dan fasilitas yang digunakan adalah :

  • Area lapangan yang berjarak 400 meter – setiap 100 meter diberi tanda
  • Stopwatch dan meteran
  • Seorang asisten/pembantu

Prosedur Pelaksanaannya adalah :

  • Tentukan titik star dan titik finish.
  • Suruh orang coba untuk berlari/berjalan dari titik star sampai titik akhir jarak lari, kemudian kembali lagi dan seterusnya sampai mencapai waktu 15 menit. Jika waktu telah mencapai 15 menit, perintahkan orang coba untuk berhenti berlari/berjalan.
  • Seorang asisten mencatat jumlah putaran yang dilaluinya, kemudian menghitung total jarak yang ditempuh dengan cara menjumlahkan putaran yang dilaluinya.
  • Hasil yang dicapai, dicocokkan dengan Tabel VO2max.

Hasil VO2max : untuk menilai VO2max-nya dapat dihitung dengan menggunakan rumus : [ { ( jarak yang ditempuh dalam meter : 15) – 133 } x 0,172 ] + 33,3. Hasil dari rumus tersebut dicocokkan dengan tabel VO2max.

Tabel VO2max (mlO2/kg/min) untuk Perempuan

Usia

Sgt Kurang

Kurang

Sedang

Baik

Sgt Baik

Sempurna

13-19

<25.0

25.0 – 30.9

31.0 – 34.9

35.0 – 38.9

39.0 – 41.9

>41.9

20-29

<23.6

23.6 – 28.9

29.0 – 32.9

33.0 – 36.9

37.0 – 41.0

>41.0

30-39

<22.8

22.8 – 26.9

27.0 – 31.4

31.5 – 35.6

35.7 – 40.0

>40.0

40-49

<21.0

21.0 – 24.4

24.5 – 28.9

29.0 – 32.8

32.9 – 36.9

>36.9

50-59

<20.2

20.2 – 22.7

22.8 – 26.9

27.0 – 31.4

31.5 – 35.7

>35.7

60+

<17.5

17.5 – 20.1

20.2 – 24.4

24.5 – 30.2

30.3 – 31.4

>31.4

Tabel VO2max (mlO2/kg/min) untuk Laki-Laki

Usia

Sgt Kurang

Kurang

Sedang

Baik

Sgt Baik

Sempurna

13-19

<35.0

35.0 – 38.3

38.4 – 45.1

45.2 – 50.9

51.0 – 55.9

>55.9

20-29

<33.0

33.0 – 36.4

36.5 – 42.4

42.5 – 46.4

46.5 – 52.4

>52.4

30-39

<31.5

31.5 – 35.4

35.5 – 40.9

41.0 – 44.9

45.0 – 49.4

>49.4

40-49

<30.2

30.2 – 33.5

33.6 – 38.9

39.0 – 43.7

43.8 – 48.0

>48.0

50-59

<26.1

26.1 – 30.9

31.0 – 35.7

35.8 – 40.9

41.0 – 45.3

>45.3

60+

<20.5

20.5 – 26.0

26.1 – 32.2

32.3 – 36.4

36.5 – 44.2

>44.2

  1. b.      Rockport Walking Test

Tes ini bertujuan untuk mengukur kemampuan VO2max seseorang dan memonitor perkembangannya. Dalam tes ini, alat dan fasilitas yang digunakan adalah :

  • Area lapangan.
  • Stopwatch.
  • Seorang asisten/pembantu.

Prosedur Pelaksanaannya adalah

  • Tentukan titik star dan titik finish.
  • Catat berat badan orang coba dan jenis kelaminnya.
  • Suruh orang coba untuk berjalan sampai mencapai jarak 1 mil (1609 meter) secepat mungkin.
  • Catat waktunya jika telah mencapai jarak 1 mil, kemudian segera hitung denyut nadinya (bpm).
  • Setelah itu, masukkan kedalam rumus VO2max untuk menghitung nilai VO2max-nya.

Hasil VO2max : Untuk menilai VO2max-nya, masukkan data jenis kelamin (sex), usia, berat badan, denyut nadi pada akhir tes, dan waktu yang ditempuh. Kemudian gunakan rumus VO2max sebagai berikut :

VO2max = 132,853 – (0,0769 x berat badan) – (0,3877 x usia) + (6,315 x sex) – (3,2649 x waktu) – (0,1565 x HR).

Keterangan :

  • berat badan dalam pounds (lbs)
  • usia dalam tahun
  • sex, dimana laki-laki = 1 & perempuan = 0
  • waktu dalam menit
  • HR (denyut nadi) dalam beats/menit (bpm)

  1. c.       Bruce Treadmill Test dan Max.Bicycle Test

1)      Bruce Treadmill Test

Tes ini bertujuan untuk mengukur kemampuan VO2max seseorang dan memonitor perkembangannya. Dalam tes ini, alat dan fasilitas yang digunakan adalah :

  • Treadmill Marathon
  • Seorang asisten/pembantu

Prosedur Pelaksanaannya adalah :

  • Hidupkan mesin treadmill marathon
  • Suruh orang coba untuk berdiri diatas treadmill marathon dan siap untuk berlari diatas treadmill, kemudian atur tombol kecepatan treadmill secara bertahap dari kecepatan rendah sampai maksimal.
  • Setelah mencapai kecepatan maksimal, orang coba tetap berlari sampai terjadi kelelahan.
  • Setelah terjadi kelelahan, turunkan kecepatan treadmill secara bertahap dan perlahan kemudian catat waktu yang telah diperoleh.
  • Hasil waktu yang dicapai dimasukkan kedalam rumus.

Hasil VO2max : untuk menilai VO2max, dapat dihitung dengan menggunakan rumus : 14,8 – 1,379 (waktu) + 0,451 (waktu2) – 0,012 (waktu3)

2)      Storer-Davis Maximal Bicycle Test

Tes ini bertujuan untuk mengukur kemampuan VO2max seseorang dan memonitor perkembangannya. Dalam tes ini, alat dan fasilitas yang digunakan adalah :

  • Static Bicycle Ergometer
  • Seorang asisten/pembantu

Prosedur Pelaksanaannya adalah :

  • Atur beban kerja pada 0 watt, kemudian orang coba disuruh bersepeda pada kecepatan 60 rpm selama 4 menit sebagai “warm-up”
  • Kemudian tingkatkan beban kerja sampai 15 watt dan setiap 1 menit ditingkatkan 15 watt lagi, dan pertahankan kecepatan sekitar 60 rpm.
  • Jika kecepatan pedal telah menurun berarti telah terjadi kelelahan, dan tes dihentikan.
  • Catat beban kerja terakhir yang telah dicapai, kemudian masukkan kedalam rumus untuk menilai VO2max.

Hasil VO2max : untuk menilai VO2max, dapat dihitung dengan menggunakan rumus : (10,51 x watt) + (6,35 x kg) – (10,49 x usia) + 519.3 à untuk laki2

(9,39 x watt) + (7,7 x kg) – (5,88 x usia) + 136,7 à untuk wanita.

  1. 2.      Tes Denyut Nadi
    1. a.      Step test yang sederhana

Tes ini bertujuan untuk mengukur cardiovaskular endurance seseorang.  Dalam tes ini, alat dan fasilitas yang digunakan adalah :

  • Sebuah bangku/tempat duduk (bench) yang tingginya sekitar 12 inchi (sama ukurannya dengan anak tangga di rumah)
  • Seorang asisten/pembantu

Prosedur Pelaksanaannya adalah :

  • Orang coba melangkah keatas bench dengan satu kaki kemudian diikuti kaki lainnya.
  • Kemudian, melangkah kebawah dengan satu kaki lalu diikuti kaki lainnya.
  • Pertahankan siklus langkah ; untuk mudahnya mempertahankan siklus langkah selalu mengatakan aba-aba “naik, naik, turun, turun” sesuai dengan langkah kaki.
  • Pertahankan siklus langkah selama 3 menit, kemudian pada akhir 3 menit orang coba berhenti melangkah dan tetap berdiri ; segera periksa denyut nadinya dalam 1 menit.
  • Hasil denyut nadinya dicocokkan dengan tabel 3-minute Step Test

3 Minute Step Test (Men)

Age

18-25

26-35

36-45

46-55

56-65

65+

Excellent

<79

<81

<83

<87

<86

<88

Good

79-89

81-89

83-96

87-97

86-97

88-96

Above Average

90-99

90-99

97-103

98-105

98-103

97-103

Average

100-105

100-107

104-112

106-116

104-112

104-113

Below Average

106-116

108-117

113-119

117-122

113-120

114-120

Poor

117-128

118-128

120-130

123-132

121-129

121-130

Very Poor

>128

>128

>130

>132

>129

>130

3 Minute Step Test (Women)

Age

18-25

26-35

36-45

46-55

56-65

65+

Excellent

<85

<88

<90

<94

<95

<90

Good

85-98

88-99

90-102

94-104

95-104

90-102

Above Average

99-108

100-111

103-110

105-115

105-112

103-115

Average

109-117

112-119

111-118

116-120

113-118

116-122

Below Average

118-126

120-126

119-128

121-129

119-128

123-128

Poor

127-140

127-138

129-140

130-135

129-139

129-134

Very Poor

>140

>138

>140

>135

>139

>134

  1. b.      Harvard Step test

Tes ini bertujuan untuk mengukur cardiovaskular endurance seseorang.  Dalam tes ini, alat dan fasilitas yang digunakan adalah :

  • Sebuah bangku yang tingginya 45 cm.
  • Stopwatch
  • Seorang asisten/pembantu

Prosedur Pelaksanaannya adalah :

  • Suruh orang coba untuk melangkah keatas bangku dan melangkah turun dari bangku secara berirama dengan mempertahankan kecepatan 30 langkah per menit selama 5 menit.
  • Jika orang coba tidak dapat mempertahankan kecepatan langkah maka tes dihentikan (terjadi kelelahan).
  • Satu menit setelah tes berakhir, hitunglah denyut nadinya – sebagai Pulse I.
  • Dua menit setelah tes, hitunglah denyut nadinya – sebagai Pulse II.
  • Tiga menit setelah tes, hitunglah denyut nadinya – sebagai Pulse III.

Hasil : untuk menilai cardiovaskular endurancenya, masukkan data Pulse I, II dan III kedalam rumus : {(Pulse I + Pulse II + Pulse III) x 2} / (5 x 60 detik x 150). Hasil perhitungan dicocokkan dengan tabel Harvard.

Tabel Harvard Tes

J.Kel.

Sgt Baik

Baik

Sedang

Kurang

Sangat Kurang

Laki-laki

>90

80-90

65-79

55-64

<55

Perempuan

>86

76-86

61-75

50-60

<50

Mencegah Cedera Pada Anak

Mencegah Cedera AnakPendidikan pencegahan penting bagi kedua orang tua dan anak. Anak harus dilindungi dari bahaya dan mengajarkan wajah yang tak terelakkan. Situasi harus dicegah untuk meningkatkan risiko cedera. Langkah-langkah pencegahan sebagai berikut:

Menggunakan langkah-langkah keamanan yang sesuai dan sabuk pengaman untuk anak-anak dalam kendaraan.

Penggunaan detektor panas dan detektor asap di rumah-rumah. Continue reading

Hubungan Antara Panjang tungkai Dengan Hasil Lay Up Shoot.

Hubungan Antara Panjang tungkai Dengan Hasil Lay Up Shoot.

Hubungan Antara Panjang tungkai Dengan Hasil Lay Up Shoot.Telah dikemukan diatas, bahwa banyak faktor yang dapat memberikan pengaruh untuk hasil lay up shoot dalam bola basket. Salah satu faktor tersebut adalah keadaan anatomi tubuh atau komponen otot yang terlibat adalah tungkai.

Gerakan lay up merupakan kombinasi gerakan antara lompat – langkah – langkah, dalam hal ini panjang tungkai sangat berpengaruh pada panjang langkah yang dihasilkan untuk mendekatkan diri pada ring basket. Jadi makin panjang tuas tungkai maka semakin panjang pula langkah untuk melakukan awalan tolakan

Pengertian Distribusi Epidemiologi

A. PENGERTIAN EPIDEMIOLOGI
1. Pengertian Epidemiologi Menurut Asal Kata
Jika ditinjau dari asal kata Epidemiologi berasal dari bahasa Yunani yang terdiri dari 3 kata dasar yaitu EPI yang berarti pada atau tentang, demos yang berati penduduk dan kata terakhir adalalah logos yang berarti ilmu pengetahuan. Jadi epidemilogi adalah ilmu yang mempelajari tentang penduduk.
Sedangkan dalam pengertian modern pada saat ini EPIDEMIOLOGI adalah :
“Ilmu yang mempelajari tentang Frekuensi dan Distribusi (Penyebaran) serta Determinat masalah kesehatan pada sekelompok orang/masyarakat serta Determinannya (Faktor – factor yang Mempengaruhinya). Continue reading