Search Results for: arti bidang miring

Tulang belakang lumbal statis di bidang frontal

Dalam kasus ‘yang ideal’ panggul dan tulang belakang terletak simetris dalam garis lurus di pemandangan AP. Para tonjolan oksipital eksternal, proses spinosus, simfisis pubis, dan berbaring di garis tengah tulang ekor. Seperti kolom tulang belakang pengecualian dalam kehidupan nyata; orang hanya tidak menempatkan berat badan mereka secara simetris pada kedua kaki, tetapi berdiri dalam posisi santai di mana beban itu diambil terutama pada satu kaki. Selama berjalan, panggul terus ayunan dari satu sisi ke sisi lain. Hasilnya adalah terciptanya konstan pesawat miring. Perhatian utama dalam menilai ini adalah untuk menemukan bagaimana kolom tulang belakang bereaksi terhadap arah miring di bidang frontal. Continue reading

Bidang Terapi

Bidang terapi berjalan melalui persendian dan membentang tegak lurus terhadap garis yang berasal dari aksis rotasi (permukaaan sendi konvek0 ke pertengahan permukaan sendi konkaf. Untuk tujuan praktis, fisioterapis dapat dengan cepat memperkirakan dimana letak bidang terapi ini berada dengan jalan membayangkan bahwa bidang tersebut berada di permukaan sendi yang konkaf. Continue reading

Gerakan Tulang dan Sendi

Ilmu yang mempelajari gerakan tubuh manusia (Kinematika) dibagi menjadi dua yaitu yang mempelajari gerakan tulang disebut Osteokinematika dan yang mempelajari gerakan sendi atau gerakan yang terjadi pada permukaan sendi di sebut artrokinematika.

Ada 2 tipe dasar gerakan tulang :
Rotasi : gerakan berputar pada suatu aksis Continue reading

Regenerasi Saraf Dengan Teknologi Laser

Regenerasi Saraf Dengan Teknologi LaserSistem saraf tepi terdiri dari sistem saraf sadai dan sistem saraf tak sadar (sistem saraf otonom). Sistem saraf sadar mengontrol aktivitas yang kerjanya diatur oleh otak, sedangkan saraf otonom mengontrol aktivitas yang tidak dapat diatur otak antara lain denyut jantung, gerak saluran pencernaan, dan sekresi keringat.

Saraf merupakan bagian tubuh yang sulit dilihat dengan mata telanjang, sehingga kerusakan yang terjadi kadang tidak disadari. Untuk itu ketahui beberapa gejala yang muncul jika mengalami kerusakan saraf tepi (neuropati). Continue reading

Pengertian Distribusi Epidemiologi

A. PENGERTIAN EPIDEMIOLOGI
1. Pengertian Epidemiologi Menurut Asal Kata
Jika ditinjau dari asal kata Epidemiologi berasal dari bahasa Yunani yang terdiri dari 3 kata dasar yaitu EPI yang berarti pada atau tentang, demos yang berati penduduk dan kata terakhir adalalah logos yang berarti ilmu pengetahuan. Jadi epidemilogi adalah ilmu yang mempelajari tentang penduduk.
Sedangkan dalam pengertian modern pada saat ini EPIDEMIOLOGI adalah :
“Ilmu yang mempelajari tentang Frekuensi dan Distribusi (Penyebaran) serta Determinat masalah kesehatan pada sekelompok orang/masyarakat serta Determinannya (Faktor – factor yang Mempengaruhinya). Continue reading

Fisioterapi Pada Neurologi

Fibrolysis Para Diacutánea-teknik yang banyak digunakan di bidang ortopedi dan terapi fisik untuk menghilangkan rasa sakit, digunakan di Galicia sejak tahun 2004. Saat itulah Carlos Manero mahasiswa fisioterapis dari salah satu pencipta metode, mulai mengorganisasikan serangkaian kursus pada subjek di Sekolah Fisioterapi dari Pontevedra. Tujuannya adalah untuk melatih terapis untuk menggunakan Galicia dan mendapatkan metode inovatif dalam praktik mereka. Tantangan paling penting adalah, bagaimanapun, menguji manfaat teknologi di bidang neurologi, suatu daerah di mana kemajuan sudah menjadi. Continue reading

Evaluasi X-ray dari Lumbar Spinal Statis

Tujuan dari film yang diambil dalam posisi berdiri terutama untuk mempelajari statika tubuh. Struktur hanya dalam bidang frontal yang dapat dinilai dengan pemeriksaan klinis adalah tonjolan oksipital, proses spinosus, puncak-puncak iliaka, intergluteal sumbing, dan titik tengah antara tumit. Pada bidang sagital, pemeriksaan klinis dapat menunjukkan postur posisi, kepala bahu, tumit trochanters dan dalam hubungannya dengan garis tegak lurus, yang mengambil garis dari titik tetap pada meatus auditori eksternal. Pemeriksaan klinis tidak dapat memberikan informasi tentang posisi dan kecenderungan sakrum dan vertebra paling caudal (yang menandai dasar sebenarnya dari kolom tulang belakang), informasi yang penting untuk pemahaman penuh dan evaluasi statika tulang belakang.

Hal ini mungkin menjelaskan mengapa dokter tertarik pada statika tubuh telah memberikan perhatian mereka terutama untuk pertanyaan tentang keseimbangan tubuh secara keseluruhan, mempelajari penyimpangan kepala dan penyimpangan dari garis gravitasi dengan cara statovectography. Namun, Ruam & Burke (1971) menunjukkan bahwa dengan beban statis setiap segmen tubuh harus secara vertikal di atas pusat dari segmen yang menjadi landasannya. Prinsipnya adalah melanggar jika ketegangan ligamen atau kontraksi otot berlebihan yang diperlukan untuk menjaga keseimbangan. X-ray di bawah kondisi statis justru memberikan informasi tentang jenis gangguan statis. Continue reading

Traksi untuk Menambah Mobilitas Sendi dan Mengurangi Nyeri

Joint play adalah istilah yang digunakan dalam manipulative  therapy untuk menggambarkan apa yang terjadi di dalam sendi ketika dilakukan gerakan translasi. Gerakan-gerakan tersebut dilakukan secara pasif oleh terapis pada saat pemeriksaan maupun terapi. Ada 3 macam joint play movement : 1. Traction/traksi, 2. Compression/kompresi, 3. Gliding.

Traction on the shoulder

Traction/traksi

Apabila gerakan translasi tulang arahnya tegak lurus dan menjauhi bidang terapi, serta terjadi perenggangan permukaan sendi disebut traksi. Apabila gerakan tersebut tidak sampai menimbulkan perenggangan permukaan sendi disebut distraksi. Continue reading

Shoulder Kompleks

Shoulder KompleksShoulder complex merupakan sendi yang paling kompleks pada tubuh manusia. Dibentuk oleh tulang-tulang scapula, clavicula, sternum dan humerus. Dari keempat tulang ini membentuk  sendi-sendi: glenohumeralis, acromioclavicularis, sternoclavicularis dan scapulothoracic. Sendi-sendi ini bergerak bersama-sama saling mempengaruhi dan menjadi gerak sendi yang kompleks.

“Range of motion” dari shoulder kompleks yaitu:

-         Gerak fleksi dapat mencapai 180˚ dan dapat berkurang dengan bertambahnya umur (Murray et al, 1985), sedang ekstensi bisa sampai 60˚.

-         Geraka abduksi juga mencapai 180˚ (AAOS, 1965) maksimal abduksi terjadi pada “scapularpalne” (diantara bidang gerak fleksi dan abduksi). Sedang gerak adduksi dapat mencapai 75˚ di depan tubuh.

-         Gerak rotasi bervariasi, tergantung posisi fleksi shoulder dan total ROM external dan internal rotasi dapat mencapai 180˚.

Gerakan  shoulder kompleks (shoulder girdle) saling mempengaruhi , dengan pengertian apabila salah satu mengalami gangguan gerak  (terbatas) maka dapat dilakukan aktifitas fungsional dengan cara kompensasi dan gerak sendi yang lain. Continue reading

Aspek Biomekanik Dalam Olahraga

Aspek Biomekanik Dalam OlahragaASPEK BIOMEKANIK

Cidera olahraga terjadi karena adanya pembebanan/ penggunaan yang berlebihan, ketidaksiapan jaringan terhdp latihan à adanya stress pada jaringan. Stress adalah beban per unit area yang berkembang pada suatu bidang permukaan didlm suatu struktur sbg respon terhdp beban eksternal/internal. Beban eksternal adalah beban luar yang diterima oleh tubuh seperti gaya gravitasi, pukulan, benturan, dll. à dihasilkan oleh gaya.

Komponen strength, endurance, & power otot serta fleksibiltas sangat diperlukan pada beberapa cabang OR. Pada atletik lari 100 – 400 m membutuhkan kom-ponen strength & power yg tinggi. Pada OR marathon membutuhkan komponen enduran-ce yg tinggi. Pada OR senam lantai, gymnastik membutuhkan kom-ponen strength & fleksibilitas yg tinggi. Ketidaksiapan komponen2 diatas dapat memudahkan terjadinya cidera.

Keseimbangan tubuh sgt diperlukan pd beberapa cabang olahraga. Kurangnya keseimbangan dapat mempermudah terjadinya cidera, sebaliknya keseimbangan yg baik dapat membantu mencegah terjadinya injury. Kekuatan otot yg seimbang sgt mendukung terciptanya keseimbangan yg baik. Keseimbangan adalah penyesuaian tubuh yg merata terhdp beberapa gaya yg melawannya, & tubuh dlm keadaan seimbang.

Keseimbangan sgt dipengaruhi oleh stabilitas. Stabilitas adalah kemampuan tubuh untuk melawan gaya yg mungkin akan merusak keseimbangan. Stabilitas bergantung pada :

- Luas bidang tumpuan.

- Letak titik berat tubuh terhdp bidang tumpuan.

- Proyeksi titik berat tubuh ke dasar tumpuan.

- Berat tubuh Continue reading