Search Results for: cara mencegah penyakit lordosis

Pengertian Distribusi Epidemiologi

A. PENGERTIAN EPIDEMIOLOGI
1. Pengertian Epidemiologi Menurut Asal Kata
Jika ditinjau dari asal kata Epidemiologi berasal dari bahasa Yunani yang terdiri dari 3 kata dasar yaitu EPI yang berarti pada atau tentang, demos yang berati penduduk dan kata terakhir adalalah logos yang berarti ilmu pengetahuan. Jadi epidemilogi adalah ilmu yang mempelajari tentang penduduk.
Sedangkan dalam pengertian modern pada saat ini EPIDEMIOLOGI adalah :
“Ilmu yang mempelajari tentang Frekuensi dan Distribusi (Penyebaran) serta Determinat masalah kesehatan pada sekelompok orang/masyarakat serta Determinannya (Faktor – factor yang Mempengaruhinya). Continue reading

Cara Hidup Sehat Pada Lansia

Usia lanjut adalah suatu kejadian yang pasti akan dialami oleh semua orang yang dikaruniai usia panjang, terjadinya tidak bisa dihindari oleh siapapun. Pada usia lanjut akan terjadi berbagai kemunduran pada organ tubuh. Namun tidak perlu berkecil hati, harus selalu optimis, ceria dan berusaha agar selalu tetap sehat di usia lanjut. Jadi walaupunb usia sudah lanjut, harus tetap menjaga kesehatan. Continue reading

Vaksinasi Anak Sedini Mungkin

Vaksinasi Anak Sedini MungkinJangan dianggap sepele imunisasi. Pasalnya bayi yang baru lahir hingga balita membutuhkan imunisasi, guna mencegah serangan penyakit berbahaya, mengingat antibodi mereka belum maksimal. Hal tersebut ditegaskan oleh dr. Sri Rejeki S. Hadinegoro, SpA(K).

Imunisasi merupakan investasi kesehatan masa depan karena pencegahan penyakit melalui imunisasi merupakan cara perlindungan terhadap infeksi yang paling efektif dan jauh lebih murah dibanding mengobati seseorang apabila telah jatuh sakit dan harus dirawat di rumah sakit. Continue reading

Masalah yang di Timbulkan Penyakit Kusta

Permasalahan penyakit kusta ini bila dikaji secara mendalam merupakan permasalahan yang sangat kompleks dan merupakan permasalahan kemanusiaan seutuhnya. Masalah yang dihadapi pada penderita bukan hanya dari medis saja tetapi juga adanya masalah psikososial sebagai akibat penyakitnya. Dalam keadaan ini warga masyarakat berupaya menghindari penderita. Sebagai akibat dari masalah-masalah tersebut akan mempunyai efek atau pengaruh terhadap kehidupan bangsa dan negara, karena masalah-masalah tersebut dapat mengakibatkan penderita kusta menjadi tuna sosial, tuna wisma, tuna karya dan ada kemungkinan mengarah untuk melakukan kejahatan atau gangguan di lingkungan masyarakat. Continue reading

Penyebab Penyakit Bronkiektasis

Penyebab Penyakit BronkiektasisAcquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) merupakan penyebab utama bronkiektasis. Ada baik bawaan dan diakuisisi penyebab bronkiektasis. Kartagener sindrom, yang mempengaruhi mobilitas silia di paru-paru,  membantu dalam perkembangan penyakit ini. Penyebab lain genetik umum adalah cystic fibrosis, di mana sejumlah kecil pasien bronkiektasis lokal mengembangkan parah . sindrom Young, yang secara klinis mirip dengan fibrosis kistik, diperkirakan memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan bronkiektasis. Hal ini disebabkan terjadinya kronis, infeksi sinopulmonary  Pasien. Dengan defisiensi alfa 1-antitrypsin telah ditemukan untuk menjadi sangat rentan terhadap bronkiektasis, untuk alasan yang tidak diketahui.  Lainnya kongenital menyebabkan kurang umum termasuk immunodeficiencies utama, karena terhadap respon sistem kekebalan tubuh melemah atau tidak ada sampai parah, infeksi berulang yang biasanya mempengaruhi paru-paru. Continue reading

AFR Pada Penderita Diabetes Mellitus (DM)

Diabetes Mellitus

Diabetes MellitusBab I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Pembangunan kesehatan merupakan bagian integral dari pembangunan manusia seutuhnya terkait dengan semua aspek kehidupan manusia seperti demografi. Keadaan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat, keadaan dan perkembangan Iingkungan fisik dan biologis serta sosial budaya, termasuk sumber daya khususnya dibidang ,kesehatan.

Sasaran pembangunan kesehatan yaitu terselenggaranya layanan kesehatan yang makin bermutu dan merata yang mampu wujudkan manusia tangguh, sehat, dan produktif. Pembangunan bidang kesehatan telah mengalami kemajuan yang ditandai dengan makin tingginya derajat kesehatan masyarakat, luasnya cakupan upaya layanan dan semakin meratanya hasil-hasil pembangunan dibidang  kesehatan yang telah dinikmati oleh masyarakat. Maka itu perlunya motivasi yang kuat dan sungguh-sungguh dan disertai keikhlasan dalam menjalankan profesi dibidang pelayanan kesehatan.

TUJUAN

Tujuan umum

Menyajikan AFR pada penderita dengan berbagai kondisi.

Tujuan khusus

2.1. Melatih AFR pada penderita DM dengan cara ADL sehari-hari

2.2. mempertahankan ketahanan fisik, ROM dan mendukung sifat/fungsi psikososial

Bab II

PEMBAHASAN

A. DEFINISI / PENGERTIAN DIABETES MILITUS

Diabetes militus adalah kelainan metabolisme yang dturunkan secara genetik akibat karena glikemia puasa. atreosklerosis. dan kelainan neoropatis atau Diabetes militus adalah keadaan hiperglikimia kronik disertai kelainan metabolik akibat gangguan hormonal yang menimbulkan berbagai komplikasi kronik pada mata, ginjal saraf dan pembuluh darah disertai lesi pada membran basalis dalam pemeriksaan dengan mikroskop dengan mikroskop electron.

B. PERUBAHAN PATOLOGI

1. Penyebab

Diabetes militus dibedakan/terbagi atas:

IDDM (Insulin Dependent Diabetes Militus) atau diabetes militus tergantung insulin yang disebabkan destruksi sel B pulau langerhans akibat proses autoimun dan NIDDM (Non IDDM) atau Diabetes militus tidak tergantung insulin disebabkan kegagalan relative sel B dan Resistensi lnsun atau turunnya kemampuan insulin untuk merangsang pengambilan glukosa oleh hati. Oleh sebab itu sel tidak mampu mengimbangi resistensi ini sepenuhnya, artinya terjadinya defisiensi relative insulin. Ketidakmampuan ini dilihat dari berkurangnya sekresi insulin pada rangsangan glukosa, maupun pada rangsangan bersama bahan perangsang sekresi insulin lain. Berarti sel B pancreas desensitisasi terhadap glukosa.

2. Gejalah-gejalah

A. Poli uria (banyak kencing).

B. Poli dipsia (banyak minum).

C. Poli pagia (banyak makan).

D. Rasa gatal-gatal.

E. Rasa manis pada kencing yang tandai dengan air kemih penderita dikerumuni semut.

F. Hasil tes toleransi glukosa yang has baik gula darah puasa atau rutin/sewaktu.

G. Hasil pemeriksaan glukotes positif.

H. Lemas.

I.berat badan turun.

J. Kesemutan.

K Mata kabur.

L. Impotensi pada pria.

M. Pruritus vulva pada wanita.

Komplikasi

A. Akut:

1 Koma Hipoglekemia

2. Keroasidosis

3, Koma Hiperosmolar non Ketotik

B. Kronis

1. Makroangiopati, mengenai pembuluh darah besar, pembuluh darah jantung, pembuluh darah tepi, pembuluh darah otak.

2. Makroangiopati, mengenai pembuluh darah kecil, retinopati diabetik, nefropati diabetik,

3 Neuropati diabetic.

4. Rentan infeksi seperti TBC paru, Gingivitis dan infeksi saluran kemih.

5 Kaki diabetic.

C. PROBLEM ATAU HAMBATAN AKTIVITAS KEGIATAN SEHARI-HARI

Di lihat dari gejala yang ditimbulkan hambatan tersebut dapat berupa

• Rentan terhadap infeksi:

Maka sebaliknya latihan diprioritaskan pada tempat-tempat di Rumah Sakit seperti ruangan pemeriksaan atau penyakit dan sebagainya.

• Mengingat penyakit ini dapat menyebabkan berbagai komplikasi sebaiknya latihan menurut petunjuk dokter yang disesuaikan dengan pengobatan.

D. PEMERIKSAAN FISIK

1. Aspek jasmani

a. Penglihatan;

Penderita dapat membedakan warna, dapat melihat lubang kencing (apakah ada katarak).

b. Cepat Ielah

c. Dan tugas makin lama ditambah beratnya

- Untuk ibu:

a. Mulai ADL pribadi tanpa kesulitan Misalnya makan, minum, berpakaian.

b. ADL Iebih luas / pekerjaan RT dapat dilaksanakan di ruangan Misalnya : cuci piring, menyulam, meremas pakaian, menanam bunga, dan lain-lain.

- Untuk anak-anak:

ADL menurut umumya:

Misalnya permainan dengan bola teka-teki dan lain-lain.

E. PELAKSANAAN PEMBERIAN AKTIVITAS

1. Misalnya mempertahankan ROM.

Pada semua penderita dapat dilakukan dengan latihan bola sendirian (untuk anggota atas atau bawah) atau bersama dengan penderita lain di luar ruangan dengan cara duduk atau berdiri.

2. mempertahankan kekuatan fisik melalui kegiatan sehari-hari. Dapat dilakukan dengan cara melaksanakan kegiatan sehari-hari seperti makan sendiri, minum, mandi, berpakaian, ataupun kerajinan tangan yang lain.

3. untuk mendukung sifat dan psikososial dapat dilakukan dengan cara mernberikan dorongan kepada . penderita disamping melatihnya, bahwa dia dapat melakukan itu sendiri.

F. KEAMANAN YANG HARUS DIPERHATIKAN PADA PASIEN

1. Kita harus memikirkan waktu memberikan aktivitas pada penderita waktu makan, minum obat, suntikan dan lain-lain sebagainya dalam memberikan latihan tidak boleh sampai menyita waktu dari kebutuhan penderita.

2. Jagalah supaya penderita dengan cara yang aman mencegah terjadinya luka-Iuka.

3. Mencegah mata jangan terlalu lelah.

4. Mendidik supaya penderita supaya duduk jongkok, berdiri, dengan posisi yang betul, mencegah kecapaian kesakitan pada otot kalau posisi salah.

5. Mendukung penderita supaya komplikasi yang lain jangan sampai timbul.

Dan tugas makain lama ditambah beratnya

- Untuk ibui :

a. Mulai ADL pribadi tanpa kesulitan

Misalnya, makan, minum, berpakaian.

b. ADL lebih Iuas/pekerjaan RT dapat dilaksanakan di ruangan MisaInya cuci piring, menyulam, meremas pakaian, menanam bunga, dan lain-lain.

- Untuk anak-anak

ADL menurut umumya:

Misalnya : permainan dengan bola teka-teki dan Iain-lain.

G. PELAKSANAAN PEMBERIAN AKTVITAS

1. Misalnya mempertahankan ROM.

Pada semua penderita dapat dilakukan dengan latihan bola sendirian (untuk anggota atas atau bawah) atau bersama dengan penderita lain di luar ruangan dengan cara duduk atau berdiri.

2. mempertahankan kekuatan fisik melalui kegiatan sehari-hari.

Dapat dilakukan dengan cara melaksanakan kegiatan sehari-hari seperti makan sendiri, minum, mandi, berpakaian ataupun kerajinan tangan yang lain.

3. untuk mendukung sifat dan psikososial dapat diakukan dengan cara memberikan dorongan kepada penderita disamping melatihnya, bahwa dia dapat melakukan itu sendiri.

H. KEAMANAN YANG HARUS DIPERHATIKAN PADA PASIEN

1. Kita harus memikirkan waktu memberikan aktivitas pada penderita waktu makan, minum obat, suntikan dan lain-lain sebagainya dalam memberikan latihan tidak boleh sampai menyita waktu dari kebutuhan penderita.

2. Jagalah supaya penderita dengan cara yang aman mencegah terjadinya luka-Iuka.

3. Mencegah mata jangan terlalu lelah.

4. Mendidik supaya penderita supaya duduk jongkok, berdiri, dengan posisi yang betul, mencegah kecapaian kesakitan pada otot kalau posisi salah.

5. Mendukung penderita supaya komplikasi yang lain jangan sampai timbul.

6. Mendukung penderita mengenal dietnya.

7. Memberi peranan pada anggota keIuarga mengenai keamanan tersebut di atas dan aturan-aturan kegiatan-kegiatan, istirahat, makan.

I. EVALUASI

Evaluasi dapat dilakukan dengan cara:

Evaluasi sesaat:

Kegiatan AFR dapat meringankan:

- Rasa putus asa

- GeIisah

- Ketakutan pada penderita Evaluasi berkala:

Dengan melatih penderita ADL.. sehari-hari diharapkan penderita dapat mengembalikan kemampuan fungsional dan gerak agar dalam interaksinya dia tidak tergantung orang lain.

- Dengan latihan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan fisik atau ROM agar lebih tertingkatkan.

J. PEMBERIAN ALAT BANTU SESUAI KECATATAN

Penyakit DM bisa menyebabkan amputasi anggota tubuh dan menyebabkan cacat, dikarenakan luka DM sukar sembuh dan dapat menyebabkan banyak jaringan tubuh mengalami nekrosis. Alat bantu yang diberikan misalnya:

- Tongkat atau kursi roda untuk membantu penderita berjalan dalam melaksanakan ADL sehari-hari.

- Pengalas tangan saat bekerja dan berjalan ditambah pengalas kaki dan lain-lain.

K. SARAN/HOME PROGRAM

1. Penderita harus patuh untuk diet dan mengkonsumsi obat-obatan sesuai pengobatan.

2. Penderita harus selalu mengontrol darah gula.

3. Penderita harus melakukan ADL sehari-hari untuk mempertahankan ketahanan otot dan mempertahankan ROM.

4. Sebagai seorang fisioterafis, kita harus memberikan support bahwa penyakitnya itu dapat disembuhkan.

5. Penderita tidak boleh takut, gelisah, atau putus asa.

Cara Mencegah Terjadinya Keputihan yang Berulang

How Preventing LeucorrheaUntuk menghindari komplikasi yang serius dari keputihan, sebaiknya penatalaksanaan dilakukan sedini mungkin  sekaligus untuk menyingkirkan  kemungkinan adanya penyebab lain seperti kanker leher rahim yang juga memberikan gejala keputihan berupa secret encer, berwarna merah muda, coklat mengandung darah atau hitam serta berbau busuk.

Penatalaksanaan keputihan tergantung dari penyebab infeksi seperti jamur, bakteri atau parasit. Umumnya diberikan obat-obatan untuk mengatasi keluhan dan menghentikan proses infeksi  sesuai dengan penyebabnya. Obat-obatan yang digunakan dalam mengatasi keputihan biasanya berasal dari golongan flukonazol untuk mengatasi infeksi candida dan golongan metronidazol untuk mengatasi infeksi bakteri dan parasit. Persediaan obat dapat berupa sediaan oral (tablet, kapsul), topical seperti krem yang dioleskan dan uvula yang dimasukkan langsung ke dalam liang vagina. Continue reading

Penyakit Peradangan Hati (Liver)

Penyakit Peradangan Hati (Liver) Salah satu penyakit yang menyerang hati adalah penyakit hapatitis. Istilah´Hepatitis´ dipakai untuk semua jenis peradangan hati (liver) disebabkan mulai dari virus atau obat-obatan. Hepatitis adalah suatu proses peradangan difus pada jaringan yang dapat disebabkan oleh infeksi virus dan oleh reaksi toksik terhadap obat-obatan serta bahan-bahan kimia (Sujono Hadi, 1999). Sedangkan virus hepatitis merupakan infeksi sistemik oleh virus disertai nekrosis dan klinis, biokimia serta seluler yang khas (Smeltzer, 2001). Virus yang menyebabkan penyakit ini berada dalam cairan tubuh manusia yang sewaktu-waktu bisa di tularkan ke orang lain. Continue reading

Merokok dan Penyakit

Merokok menyebabkan penyakit jantung serius seperti stroke, aneurisma aorta, penyakit paru obstruktif kronik, bronkitis kronis, asma, patah tulang pinggul dan jatuh. Selain itu, merokok meningkatkan risiko penyakit jantung pada usia dini.

Para tembakau masalah kesehatan terbesar masyarakat di zaman kita di negara maju dan penyebab utama kematian pada setengah baya dan lebih tua. Merokok dianggap juga merupakan faktor risiko utama untuk penyakit jantung, karena sekitar 30% kematian dari sebab ini terkait dengan merokok. Continue reading

Penyakit yang Timbul Akibat Bahaya Rokok

Penyakit yang Timbul Akibat Bahaya RokokBahaya merokok adalah cukup besar dan itu menjadi sulit untuk menyebutkan setiap efek penyakit. Semua bungkus rokok yang tersedia dengan peringatan perundang-undangan. Berikut rincian buruk kemungkinan yang timbul serta bahaya merokok.

Bahaya yang paling penting yang terkait dengan rokok adalah:

Kanker

Kanker adalah penyakit yang fatal dan tembakau adalah penyebab utama untuk kanker dari berbagai jenis seperti yang dimiliki paru-paru, pankreas perut, rongga mulut, kerongkongan, dan lainnya. Tembakau mengandung zat karsinogenik banyak. Ini bertanggung jawab untuk kanker tersebut.

Penyakit Jantung

Tembakau berisi nikotin. Hal ini menyebabkan penyempitan pembuluh darah yang menuju ke penyumbatan. Jantung Anda tidak dapat memompa darah. Hal ini menyebabkan serangan jantung. Perokok sangat rentan terhadap serangan jantung dibanding bukan perokok. Penyakit kardiovaskular berkembang karena akumulasi plak pada lapisan dalam pembuluh darah seperti arteri koroner.

Penyakit Utama

Kecanduan tembakau menyebabkan penyakit fatal lainnya seperti stroke, aterosklerosis, penyakit pembuluh darah perifer, dan penyakit dari ginjal dan paru-paru. Tingkat kekebalan tubuh secara keseluruhan Anda jatuh dan Anda tidak mampu melawan infeksi dan penyakit jauh sebelum mereka mengatur masuk infeksi Bronkitis adalah hal yang terpenting pada perokok sebagai kerusakan tembakau paru-paru. Tubuh Anda tidak mampu untuk mendapatkan kecukupan pasokan oksigen. Jika Anda merokok lebih dari dua puluh batang sehari, resiko tuberkulosis sangat tinggi.

Efek lain

Menghirup tembakau untuk waktu yang lama memiliki banyak efek luas. Anda mengembangkan noda pada jari dan gigi. Ini adalah noda permanen dan mereka tidak pergi. Pakaian Anda juga mengembangkan noda dan lingkungan Anda tinggal di bau asap rokok. Anda menyebabkan orang di sekitar Anda untuk berubah menjadi perokok pasif. Perokok pasif berbahaya bagi kesehatan anak.

Bahaya merokok memanifestasikan dirinya dalam berbagai cara. Anda dapat memerangi bahaya merokok hanya dengan berhenti merokok. Anda memiliki begitu banyak pilihan untuk berhenti merokok tetapi Anda perlu tahu bahwa Anda hanya memiliki 5% kesempatan untuk berhenti merokok jika Anda mencoba untuk berhenti “kalkun dingin.”

Kesempatan Anda berhenti merokok meningkat secara drastis jika Anda menggunakan metode berhenti merokok untuk membantu Anda menghindari bahaya merokok. Salah satu metode yang Anda mungkin ingin mencari karena memiliki tingkat keberhasilan yang sangat tinggi dan itu semua alami adalah NLP.

NLP bekerja dengan menargetkan dan menghilangkan keinginan untuk merokok membuat menendang kebiasaan merokok jauh lebih mudah. Bahaya merokok akan hilang dari hidup Anda ketika Anda berhenti merokok.