Search Results for: foto kontol masuk memek keluar pejuh

Struktur Jantung

Struktur JantungSTRUKTUR  JANTUNG 

JANTUNG  Adalah  : organ otot terbagi atas 4 ruang  yang ditutupi oleh  3 lapis otot yaitu dari luar kedalam ; Pericardium, Myocardium dan Endocardium

 2 Ruang atas  yi; atrium kanan dan kiri yang dibatasi oleh Septum Interatrium  yang fungsinya :

 a. Menerima darah  à atrium kiri menerima darah dari sirkulasi pulmonal melalui vena pulmonalis dan atrium kanan menerima darah dari sirkulasi sistemik melalui vena cava superior dan Inferior

 b.  Memompa darah masuk ventrikel

2 Ruang bawah yi ; Ventrikel kanan dan kiri dibatasi oleh septum Interventrikel yang fungsinya ;

       a. Menerima darah dari atrium

       b. Memompa darah keluar jantung Continue reading

Rokok Bisa Menyebabkan Gigi Kuning

Salah satu gejala dari perokok yang mengganggu lebih dan lebih sedap dipandang tidak diragukan lagi gigi kuning, ia menyediakan agak mengganggu untuk orang tersebut, sesuatu yang secara spontan dicatat untuk melihat di cermin atau ketika melihat gambar-gambar alasan lain untuk berhenti.

Hal ini untuk alasan ini bahwa perokok yang paling yang muncul dalam foto digital dengan gigi kuning cenderung “menyentuh” melalui perangkat lunak pengedit foto ajaib, seperti untuk diri mereka sendiri adalah gambar yang menonjol terasa tidak nyaman, terutama jika mereka muncul di foto dengan lebih banyak orang, atau foto yang terlalu gelap. Ini merupakan faktor penting, karena hari ini hal yang paling penting bagi sebagian orang adalah estetika nya.

Ini adalah masalah yang tidak dapat diobati dengan harian menyikat dengan pasta gigi atau whitening, perlu berada di dokter gigi dengan pemutih gigi. Ini adalah operasi sederhana, tanpa operasi, yang biasanya agak mahal, tapi dengan hasil yang sangat baik. Namun, setelah dilakukan operasi terus merokok, akan sia-sia uang, karena masalah akan muncul kembali dalam beberapa saat.

Jika digunakan dengan cara yang benar, dengan gigi perawatan sehari-hari dan tanpa jatuh kembali pada nikotin atau pergi ke kopi atau Coca-Cola, biaya ini akan dihabiskan dengan baik, membantu kita untuk menjaga gigi kita sehat dan bersih, dalam bentuk yang indah .
Itu selalu dianjurkan untuk pergi ke dokter gigi paling tidak setahun sekali untuk menjaga gigi kita sehat dan mencegah masalah gigi terkait, seperti plak atau karang gigi, dua yang cukup masalah umum di antara perokok.

Inkontinensia Urin Akibat Partus

Proses pembentukan urine dan pengeluarannya setelah ditampung pada kandung kemih merupakan suatu rangkaian fungsi daripada system atau traktus orogenitalia yang saling berkaitan satu sama lain sehingga memerlukan pengetahuan tentang anatomi terapan yang sehubungan dengan kondisi tersebut. Adapun proses tersebut melibatkan fungsi dari organ seperti: Ginjal, Ureter, vesucaurineria dan uretra yang kesemuanya mempunyai fungsi tertentu dalam proses pembentukan urine sampai pada pengeluaran urine, demikian pula otot-otot tersebut terletak dibawah lapisan jaringan yang elastic dan tebal yang sebelah luar dilapisi jaringan ikat. Continue reading

Fisioterapi Patah Tulang

Fisioterapi Patah TulangAlat gerak yang terdiri dari tulang, sendi, jaringan ikat dan otot pada manusia sangat penting. Setiap cedera atau gangguan yang terjadi pada sistem ini akan mengakibatkan terganggunya pergerakan seseorang untuk sementara atau selamanya.

Gangguan yang paling sering dialami pada cedera otot rangka adalah Patah tulang. Pengertian patah tulang ialah terputusnya jaringan tulang, baik seluruhnya atau hanya sebagian saja. Continue reading

Pengertian Distribusi Epidemiologi

A. PENGERTIAN EPIDEMIOLOGI
1. Pengertian Epidemiologi Menurut Asal Kata
Jika ditinjau dari asal kata Epidemiologi berasal dari bahasa Yunani yang terdiri dari 3 kata dasar yaitu EPI yang berarti pada atau tentang, demos yang berati penduduk dan kata terakhir adalalah logos yang berarti ilmu pengetahuan. Jadi epidemilogi adalah ilmu yang mempelajari tentang penduduk.
Sedangkan dalam pengertian modern pada saat ini EPIDEMIOLOGI adalah :
“Ilmu yang mempelajari tentang Frekuensi dan Distribusi (Penyebaran) serta Determinat masalah kesehatan pada sekelompok orang/masyarakat serta Determinannya (Faktor – factor yang Mempengaruhinya). Continue reading

Diagnosis Penyakit Bronkiektasis

Diagnosis Penyakit BronkiektasisDiagnosis bronkiektasis adalah berdasarkan hasil penelaahan sejarah klinis dan pola karakteristik dalam CT scan resolusi tinggi-temuan. pola tersebut termasuk “pohon-in-bud” kelainan dan kista dengan perbatasan didefinisikan. Dalam sebuah penelitian kecil, temuan CT dari bronkiektasis dan nodul kecil beberapa dilaporkan memiliki sensitivitas 80%, spesifisitas 87%, dan akurasi 80% untuk mendeteksi bronkiektasis. Bronkiektasis juga dapat didiagnosis CT scan tanpa konfirmasi jika sejarah klinis jelas menunjukkan infeksi pernafasan sering serta konfirmasi masalah mendasar melalui kerja darah dan contoh sputum budaya.

Bronkiektasis adalah keadaan penyakit yang didefinisikan oleh lokal, pelebaran ireversibel dari bagian dari pohon bronkial. Hal ini diklasifikasikan sebagai penyakit paru-paru obstruktif, bersama dengan emfisema, bronkitis dan cystic fibrosis. Terlibat saluran pernapasan yang membesar, meradang, dan mudah dilipat, mengakibatkan obstruksi aliran udara dan izin gangguan dari sekresi. Bronkiektasis dikaitkan dengan berbagai gangguan, tapi biasanya hasil dari nekrosis infeksi bakteri, seperti infeksi yang disebabkan oleh Staphylococcus atau spesies Klebsiella atau Bordetella pertussis

Bronchiectasis adalah kelainan yang lain yang dapat ditemukan pada pasien-pasien dengan COPD. Pada bronchiectasis, infeksi-infeksi paru yang serius dan berulangkali serta perkembangan paru yang abnormal berakibat pada kerusakan yang permanen pada saluran-saluran udara. Saluran-saluran udara yang rusak menjadi tabung-tabung yang membesar atau, pada kasus-kasus yang lebih serius, kantong-kantong yang besar. Segmen-segmen paru ini dapat mengganggu pembersihan dari sekresi-sekresi. Saluran-saluran udara yang rusak dan dipenuhi dengan lendir seringkali menjadi teinfeksi, berakibat pada peradangan dan kerusakan yang lebih jauh pada saluran-saluran udara. Pasien-pasien dengan bronchiectasis seringkali mempunyai batuk yang dahsyat yang menghasilkan jumlah-jumlah yang besar dari lendir yang terinfeksi. Continue reading

Metabolisme Energi Secara Aerobik

Metabolisme Energi Secara Aerobik

Metabolisme Energi Secara AerobikPada jenis-jenis olahraga yang bersifat ketahanan (endurance) seperti lari marathon, bersepeda jarak jauh (road cycling) atau juga lari 10 km, produksi energi di dalam tubuh akan bergantung terhadap sistem metabolisme energi secara aerobik melalui pembakaran karbohidrat, lemak dan juga sedikit dari pemecahan protein. Oleh karena itu maka atlet-atlet yang berpartisipasi dalam ajang-ajang yang bersifat ketahanan ini harus mempunyai kemampuan yang baik dalam memasok oksigen ke dalam tubuh agar proses metabolisme energi secara aerobik dapat berjalan dengan sempurna.

Proses metabolisme energi secara aerobik merupakan proses metabolisme yang membutuhkan kehadiran oksigen (O2) agar prosesnya dapat berjalan dengan sempurna untuk menghasilkan ATP. Pada saat berolahraga, kedua simpanan energi tubuh yaitu simpanan karbohidrat (glukosa darah, glikogen otot dan hati) serta simpanan lemak dalam bentuk trigeliserida akan memberikan kontribusi terhadap laju produksi energi secara aerobik di dalam tubuh. Namun bergantung terhadap intensitas olahraga yang dilakukan, kedua simpanan energi ini dapat memberikan jumlah kontribusi yang berbeda.

Secara singkat proses metabolisme energi secara aerobik dapat dilihat bahwa untuk meregenerasi ATP, 3 simpanan energi akan digunakan oleh tubuh yaitu simpanan karbohidrat (glukosa,glikogen), lemak dan juga protein. Diantara ketiganya, simpanan karbohidrat dan lemak merupakan sumber energi utama saat berolahraga dan oleh karenanya maka pembahasan metabolisme energi secara aerobik pada tulisan ini akan difokuskan kepada metabolisme simpanan karbohidrat dan simpanan lemak.

Pembakaran Karbohidrat
Secara singkat proses metabolime energi dari glukosa darah atau juga glikogen otot akan berawal dari karbohidrat yang dikonsumsi. Semua jenis karbohidrat yang dkonsumsi oleh manusia baik itu jenis karbohidrat kompleks (nasi, kentang, roti, singkong dsb) ataupun juga karbohidrat sederhana (glukosa, sukrosa, fruktosa) akan terkonversi menjadi glukosa di dalam tubuh. Glukosa yang terbentuk ini kemudian dapat tersimpan sebagai cadangan energi sebagai glikogen di   dalam hati dan otot serta dapat tersimpan di dalam aliran darah sebagai glukosa darah atau dapat juga dibawa ke dalam sel-sel tubuh yang membutuhkan.

Di dalam sel tubuh, sebagai tahapan awal dari metabolisme energi secara aerobik, glukosa yang berasal dari glukosa darah ataupun dari glikogen otot akan mengalami proses glikolisis yang dapat menghasilkan molekul ATP serta menghasilkan asam piruvat. Di dalam proses ini, sebanyak 2 buah molekul ATP dapat dihasilkan apabila sumber glukosa berasal dari glukosa darah dan sebanyak 3 buah molekul ATP dapat dihasilkan apabila glukosa berasal dari glikogen otot.

Setelah melalui proses glikolisis, asam piruvat yang di hasilkan ini kemudian akan diubah menjadi Asetil-KoA di dalam mitokondsia. Proses perubahan dari asam piruvat menjadi Asetil-KoA ini akan berjalan dengan ketersediaan oksigen serta akan menghasilkan produk samping berupa NADH yang juga dapat menghasilkan 2-3 molekul ATP. Untuk memenuhi kebutuhan energi bagi sel-sel tubuh, Asetil-KoA hasil konversi asam piruvat ini kemudian akan masuk ke dalam siklus asam-sitrat untuk kemudian diubah menjadi karbon dioksida (CO2), ATP, NADH dan FADH2 melalui tahapan reaksi yang kompleks. Reaksi-reaksi yang terjadi dalam proses yang telah disebutkan dapat dituliskan melalui persamaan reaksi sederhana sebagai berikut:

Asetil-KoA + ADP + Pi + 3 NAD + FAD + 3H2O —> 2CO2+ CoA + ATP + 3 NADH + 3 + FADH 2

Setelah melewati berbagai tahapan proses reaksi di dalam siklus asam sitrat, metabolisme energi dari glukosa kemudian akan dilanjutkan kembali melalui suatu proses reaksi yang disebut sebagai proses fosforlasi oksidatif. Dalam proses ini, molekul NADH dan juga FADH yang dihasilkan dalam siklus asam sitrat akan diubah menjadi molekul ATP dan H2O. Dari 1 molekul NADH akan dapat dihasilkan 3 buah molekul ATP dan dari 1 buah molekul FADH2 akan dapat menghasilkan 2 molekul ATP. Proses metabolisme energi secara aerobik melalui pembakaran glukosa/glikogen secara total akan menghasilkan 38 buah molukul ATP dan juga akan menghasilkan produk samping berupa karbon dioksida (CO2) serta air (H2O). Persamaan reaksi sederhana untuk mengambarkan proses tersebut dapat dituliskan sebagai berikut :

Glukosa + 6O2 +38 ADP + 38Pi —> 6 CO2 + 6 H2O + 38 ATP

Pembakaran Lemak
Langkah awal dari metabolisme energi lemak adalah melalui proses pemecahan simpanan lemak yang terdapat di dalam tubuh yaitu trigeliserida. Trigeliserida di dalam tubuh ini akan tersimpan di dalam jaringan adipose (adipose tissue) serta di dalam sel-sel otot (intramuscular triglycerides). Melalui proses yang dinamakan lipolisis, trigeliserida yang tersimpan ini akan dikonversi menjadi asam lemak (fatty acid) dan gliserol. Pada proses ini, untuk setiap 1 molekul trigeliserida akan terbentuk 3 molekul asam lemak dan 1 molekul gliserol .

Kedua molekul yang dihasilkan melalu proses ini kemudian akan mengalami jalur metabolisme yang berbeda di dalam tubuh. Gliserol yang terbentuk akan masuk ke dalam siklus metabolisme untuk diubah menjadi glukosa atau juga asam piruvat. Sedangkan asam lemak yang terbentuk akan dipecah menjadi unit- unit kecil melalui proses yang dinamakan ß-oksidasi untuk kemudian menghasilkan energi (ATP) di dalam mitokondria sel

Proses ß-oksidasi berjalan dengan kehadiran oksigen serta membutuhkan adanya karbohidrat untuk menyempurnakan pembakaran asam lemak. Pada proses ini, asam lemak yang pada umumnya berbentuk rantai panjang yang terdiri dari ± 16 atom karbon akan dipecah menjadi unit-unit kecil yang terbentuk dari 2 atom karbon. Tiap unit 2 atom karbon yang terbentuk ini kemudian dapat mengikat kepada 1 molekul KoA untuk membentuk asetil KoA. Molekul asetil-KoA yang terbentuk ini kemudian akan masuk ke dalam siklus asam sitrat dan diproses untuk menghasilkan energi seperti halnya dengan molekul asetil-KoA yang dihasil melalui proses metabolisme energi dari glukosa/glikogen.

Ketika Anda meningkatkan addictiveness tembakau

Salah satu faktor yang membuat seseorang pergi dari menjadi perokok perokok konstan atau sesekali setiap hari, adalah kekuatan adiktif yang masuk ke setiap cerutu atau rokok, dan ini adalah karena komponen-komponennya, sehingga Anda harus mempertimbangkan berhenti merokok.

Hal ini disebabkan oleh perubahan yang berbeda yang mempengaruhi tanaman karena mengumpulkan tembakau, karena setiap proses mengembangkan komponen baru dalam bahwa apa yang dilakukan adalah meningkatkan kekuatan kecanduan dan konsumsi. Di dalam ini merupakan bagian dari bisnis, karena jika Anda memiliki keinginan lebih untuk mengkonsumsi, permintaan akan lebih banyak, sehingga tidak masalah untuk bisnis, tetapi untuk orang yang dikonsumsi.

Sebagai permulaan, tahu bahwa jika cerutu tidak keluar jika dibiarkan sendiri, menderita manipulasi kimia agar bisa “berjuang” dengan perokok, yang tidak akan kembali ke kemungkinan bahwa cerutu selesai tanpa menyadarinya. Ini dapat menyebabkan masalah kebakaran karena banyak cerutu yang menyala, sehingga Anda harus memastikan bahwa off ini.

Di sisi lain, dalam mesin rokok membuat campuran lebih dari 500 zat yang mereka lakukan bersama adalah bahwa perokok memiliki kebutuhan untuk semakin merokok.

Untuk ini, telah disebut dalam beberapa tahun terakhir, bungkus rokok yang berisi keterangan produk yang kita bawa di dalam sebatang rokok, sehingga konsumen konsisten dari apa yang masuk ke tubuh.

Efek Fisiologi Latihan Dalam Olahraga

Efek Fisiologi Latihan Dalam OlahragaAda 2 tipe latihan untuk physical fitness :

1) latihan aerobik,

2) latihan anaerobik.

Latihan aerobik menggunakan bantuan oksigen untuk membakar sumber energi.Latihan anaerobik menggunakan sistem cadangan energi yang tersimpan dalam otot tanpa bantuan oksigen. Latihan aerobik dapat menimbulkan efek pada tingkat jaringan, pada sistem cardiovaskular, dan pada sistem respira-si.Latihan anaerobik hanya dapat menim-bulkan efek pada tingkat jaringan.

LATIHAN ANAEROBIK

Latihan anaerobik menggunakan sistem fosfagen (ATP-PC) & sistem glikolisis anaerobik (sistem asam laktat).Pada sistem fosfagen, sumber energi yang digunakan adalah phosfokreatin à sumber energi ini tersimpan dalam otot (mitokondria).Sistem fosfagen hanya terjadi selama 30 detik.

Pada sistem glikolisis anaerobik,  sum-ber energi yg digunakan adalah gliko-gen & glukosa.Sistem ini menghasilkan asam laktat à penyebab kelelahan.Sistem ini hanya menghasilkan 3 mole-kul ATP sebagai energi.Sistem ini menyediakan energi selama 1 – 3 menit.

EFEK PADA TINGKAT JARINGAN

Meningkatnya kapasitas sistem fosfagen atau sistem energi fosfat (ATP-PC) à karena bertambahnya cadangan ATP-PC dalam otot & bertambahnya aktivitas enzim dalam sistem energi fosfat.Meningkatnya kapasitas glikolisis anaerobik à karena meningkatnya enzim fosfofruktoki-nase (Pfk) yg berperan dalam glikolisis anaerobik.Meningkatnya persentase serabut otot tipe FT (fast-twitch).Meningkatnya perekrutan motor unit tipe FT. Continue reading

Proses Penyembuhan Luka

Proses penyembuhan luka sangat mempengaruhi terjadinya sikatrik dan jaringan yang menyebabkan kontraktur, untuk itu perlu diingat kembali fase-fase penyembuhan luka.

1. Fase Inflamasi / fase substrat / fase eksudasi / lag phase
Biasanya berlangsung mulai hari pertama luka sampai hari kelima. Fase ini bertujuan menghilangkan mikroorganisme yang masuk kedalam luka, benda¬benda asing dan jaringan mati. Semakin hebat infamasi yang terjadi makin lama fase ini berlangsung, karena terlebih dulu harus ada eksudasi yang diikuti penghancuran dan resorpsi sebelum fase proliferasi dimulai. Continue reading