Search Results for: gambar kontol anak muda

Trauma Kepala di Masa Kecil

Pada anak-anak, persentase yang tinggi dari kematian karena cedera kepala dan komplikasi. Cedera kepala serius juga bisa merusak otak belum matang, campur dengan cacat fisik, intelektual dan emosional dan menghasilkan jangka panjang. Namun, lesi umumnya lebih rendah.

Cedera tersebut lebih sering terjadi pada anak di bawah satu tahun dan remaja usia 15. Mereka mempengaruhi laki-laki lebih dari perempuan. Cedera kepala besar biasanya disebabkan oleh kecelakaan mobil dan sepeda. Lebih ringan harus dominan jatuh di rumah dan sekitarnya. Anak yang menderita cedera kepala harus diperiksa dengan hati-hati, karena setiap cedera kepala berpotensi serius. Continue reading

Bagaimana asupan Anak dengan Diet Vegetarian

Ahli gizi tidak setuju, tetapi kenyataannya adalah bahwa kemajuan dalam gizi dan keamanan pangan, telah membuat diet vegetarian dapat diterapkan untuk anak-anak yang orang tuanya mendukung diet yang termasuk daging.

Kebutuhan pangan anak-anak muda yang sangat menuntut. Selama masa bayi, tubuh Anda membutuhkan lebih banyak kalsium, protein dan sejumlah nutrisi yang berbeda yang orang dewasa. Protein memberikan tubuh energi yang dibutuhkan untuk fungsi optimal dan pertumbuhan otot dan untuk membantu sistem kekebalan tubuh terhadap penyakit. Dalam diet vegetarian, kacang, kacang-kacangan dan biji-bijian adalah makanan yang menyediakan protein. Continue reading

Trauma di Masa Kecil

Trauma di Masa KecilDi negara-negara industri, cedera adalah penyebab kematian paling umum pada anak, yaitu kematian lebih dari kanker, cacat lahir, meningitis pneumonia, dan penyakit jantung digabungkan. Bahkan di antara bayi di bawah usia satu tahun, setiap tahun hampir 1 000 kematian karena terjatuh, luka bakar, tenggelam dan mati lemas. Cedera juga dapat menyebabkan kecacatan, bahkan, untuk setiap anak yang meninggal karena cedera, 1 000 bertahan hidup, tetapi menjadi cacat. Continue reading

Anak-anak dengan arthritis

Anak-anak dengan arthritisKetika kita berbicara tentang anak-anak dengan arthritis harus jelas bahwa pengobatan memainkan peran lebih dari reabilitador penting dalam hidup mereka. Pengobatan harus disesuaikan dengan tingkat keparahan penyakit dan sejauh mana anak mengembangkan seluruh pengobatan akan menjadi evaluasi konstan kemajuan anak-anak dengan cara ini mengoptimalkan kinerja dari pengobatan tersebut.

Dalam mencari pengobatan ditujukan untuk mengontrol rasa sakit dan inflasi, juga mencakup hilangnya tulang dan perawatan bersama. Tujuan utama adalah untuk mempertahankan mobilitas sendi, penting untuk memahami bahwa kualitas hidup anak ini sangat penting karena memungkinkan Anda untuk memiliki kehidupan yang lebih normal saat berinteraksi dengan anak lain. Penting untuk diingat bahwa sebelumnya dilakukan prosedur ini pada anak-anak sebelum perbaikan memperhatikan.

Bagaimana membantu anak Anda dalam tahap pertama mononukleosis?

Mononucleosis adalah penyakit yang ditandai dengan kursus yang kurang menyenangkan, hal ini menyebabkan melemahnya signifikan dalam anak dan keadaan kelelahan yang kompleks untuk orang tua mencoba untuk mencari tahu bagaimana membantu anak-anak mereka dalam perjalanan penyakit.

Mononucleosis juga dikenal sebagai penyakit berciuman, disebabkan oleh virus dan terjadi paling sering pada anak-anak, remaja atau dewasa muda, ditandai dengan peradangan parah dari kelenjar getah bening biasanya menyebabkan demam, sakit tenggorokan dan malaise. Continue reading

Terapi Cerebral Palsy – Beberapa Terapi Terbaik untuk Cerebral Palsy

Terapi  Cerebral Palsy - Beberapa Terapi Terbaik untuk Cerebral PalsyKetika datang untuk terapi sangat dianjurkan untuk terapi cerebral palsy okupasi Dibutuhkan prioritas pertama. Terapi ini pada dasarnya membantu dalam memelihara seorang individu yang menderita cerebral palsy dengan mengajarkan dia hidup mandiri. Setiap orang tua ingin anak-anak mereka untuk menjalani hidup mandiri meskipun fakta bahwa anak mereka adalah penderita cerebral palsy.

Terapi okupasi membantu mimpi ini menjadi kenyataan dengan mengajar anak-anak untuk membangun rasa total kemerdekaan. Hal ini termasuk hak dari pelajaran untuk membuat mereka menggunakan kamar kecil, pelajaran untuk menyikat gigi mereka, pelajaran untuk menyikat rambut mereka dll Pelajaran ini tidak hanya membuat anak menderita cerebral palsy untuk memimpin hidup mandiri tetapi juga meningkatkan tingkat diri kebanggaan lembur. Continue reading

Penanganan Anak Tuna Daksa

Penanganan Anak Tuna Daksa

Penanganan Anak Tuna Daksa TUJUAN

1.  Mengetahui hubungan masalah ortopedi anak tuna daksa dengan kelainan fungsi.

2. Memahami prinsip penanganan ortopedi bagi anak tuna daksa dalam upaya pemulihan fungsi.

3. Memahami prinsip-prinsip rehabilitasi bagi anak tuna daksa dalam upaya pemulihan fungsi.

4. Memahami hubungan prinsip penanganan ortopedi dan rehabilitasi dengan kegiatan pendidikan anak tuna daksa.

LATAR BELAKANG

Telah dibahas keadaan ATD mulai dari tanda gerak tidak normal, perjalanan dan gejala penyakit sebagai penyebab timbulnya gangguan fungsi.  Gangguan fungsi tersebut diantaranya adalah gerak tidak normal. Gerak tidak normal sering timbul akibat fungsi saraf, otak, tepi, tulang, dan sendi serta otot.

Kelainan tulang, sendi, saraf, dan otot ini, merupakan bagian yang dibahas oleh bidang ortopedi. Adapun penyakit penyebab timbulnya kelainan fungsi dari segi ortopedi adalah penyakit yang sering menimbulkan gangguan fungsi pada anak tuna daksa. Maka pembahasan penyebab ATD ini hanya terbatas pada penyakit cerebral palsy, polioelitis, muskular distropi, dan kelainan utama berupa amputasi.

1.  Penyembuhan / pemulihan dari penderita sakit, cedera, cacat akan tergantung pada keadaannya dan penggunaan semua bantuan medis serta alat yang berguna untuk membantu jasmaninya.

2. Seorang penderita cacat harus dapat perhatian secara keseluruhan dan tidak terbatas pada bagian organ maupun anggota tubuh, tujuannya adalah mengintegrasikan seluruh fungsi ke arah pola yang dinamis efektif.

3. Pengobatan penyembuhan harus dimulai sedini mungkin untuk mencegah kelainan sebagai akibat dari imobilisasu yang terlalu lama dengan adanya kehilangan tonus, kelainan metabolik dan  gangguan fungsi biologis.

Keuntungan pelayanan unit rehabilitasi medis:

- Peningkatan pelayanan kesehatan

- Masa penyembuhan dan perawatan dipersingkat

- Mengurangi penderita yang dikirim ke pusat rehabilitasi.

Mengenal kelainan fungsi pada ATD akibat penyakit tersebut ditinjau dari segi ortopedi dan hubungannya dengan kepentingan pendidikan. ATD. Penyebab timbulnya gangguan fungsi ATD ditinjau dari segi ortopedi, gejala-gejaja spesifik kelainan fungsi ATD tersebut akhirnya dibahas pula prinsip dasar cara mengenal kelainan fungsi pada ATD.

Setelah mengetahui permasalahan ATD baik mengenai masalah gangguan fungsi yang ada kaitannya dengan faktor ortopedi maupun dengan kepentingan pendidikan ATD, maka yang akan dibahas berikutnya adalah upaya memperhatikan peran ortopedi dalam penanganan demi kelancaran pendidikan.

PENDAHULUAN

Selanjutnya akan dibahas mengenai upaya-upaya penanganan terpadu gangguan fungsi akibat kelainan otot, tulang, sendi, saraf. Tujuan utama dari penanganan adalah sebagai upaya untuk mempertahankan ,atau memulihkan fungsi semaksimal mungkin, sehingga keadaan fungsi ATD akibat penyakit tersebut dapat mencapai tingkat atau derajat fungsi yang mampu melaksanakan kegiatan komunikasi, memelihara diri sendiri melaksanakan kegiatan mobilisasi dan jalan. Dengan kemampuan fungsi tersebut ATD diharapkan akan mampu melaksanakan kegiatan pendidikan dan mampu mandiri di tengah-tengah masyarakat.

Ditinjau secara keseluruhan ATD akan mengalami kelainan struktur alat gerak sebagai bagian dari ilmu medik ortopedi yang meliputi faktor otot, tulang, sendi, dan saraf. Seluruhnya kelainan faktor ortopedi ini akan merupakan masalah faktor medik atau masalah medik.

Selanjutnya akibat faktor medik akan terjadi masalah fungsi ATD secara keseluruhan yang disebut masalah habilitasi atau rehabilitasi. Dengan demikian pada ATD akan sering ditemukan dua kelompok masalah yaitu masalah medik dan selalu berhubungan dengan- sebab timbulnya masalah fungsi atau masalah rehabilitasi atau habilitasi medik.

Selanjutnya akan diuraikan pokok-pokok bahasan sebagai berikut:

1. Prinsip penanganan masalah dari segi ortopedi dan kaitannya dengan mengatasi kelainan fungsi dalam upaya pemulihan fungsi ATD. Disebut juga mengatasi masalah medik. Sasarannya adalah mengatasi keseluruhan nyeri, hambatan gerak sendi, otot yang lemah, gangguan koordinasi gerak dan hambatan gerak fungsional.

2. Prinsip rehabilitasi atau habilitasi medik ada kaitannya dengan upaya mengatasi kelainan fungsi untuk mengembalikan fungsi yang tidak normal pada ATD sehingga anak mampu melaksanakan kegiatan sehari-hari atau sampai dapat mengikuti kegiatan pendidikan. sasarannya adalah mengatasi hambatan komunikasi, ADL, mobilisasi dan jalan.

3.  Pelaksanaan upaya pemulihan fungsi dari segi rehabilitasi atau habilitasi medik bersifat terpadu dan menyeluruh serta dilaksanakan secara tim dengan hubungan kerja secara interdisipliner. Hubungan kerja secara interdisipliner mengharuskan setiap anggota tim memahami hal-hal sebagai berikut:

a. Satu tujuan upaya terpadu yaitu memulihkan fungsi anak secara keseluruhan baik yang menyangkut aspek fisik, mental psikologi., sosial dan pendidikan.

b. Karena sifat kegiatannya terpadu dan terkait maka tiap anggota tim berkewajiban mengetahui/ memahami kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh anggota tim lainnya baik cara tindakannya maupun tujuan akhirnya.

Dalam pelaksanaannya, maka setiap periode tertentu perlu adanya pertemuan tim yang akan melaksanakan saling tukar informasi perkembangan hasil kegiatan tiap anggota tim. Untuk selanjutnya tim akan menentukan target kegiatannya dalam upaya mencapai sasaran akhir pemulihan fungsi tersebut. Tujuan akhir yang akan dicapai dalam waktu yang diperlukan ditentukan oleh tim.

1. Penanganan masalah rehabilitasi medis secara pendekatan tim untuk ATD.

Dalam upaya menyelesaikan masalah rehabilitasi atau habilitasi medis perlu tim khusus. Tim ini terdiri dari berbagai cabang keahlian profesional yang akan bekerja secara tim. Anggota tim terdiri dari:

a. Dokter spesialis rehabilitasi medik.

Dokter spesialis rehabilitasi medik akan memeriksa dan menilai jenis kelainan fungsi, problem medis dan rehabilitasi serta hubungan kelainan fungsi yang timbul. Selanjutnya akan menentukan garis besar program-program rehabilitasi serta tujuan yang ingin dicapai yang akan dilaksanakan anggota tim dalam bentuk kerjasama interdisipliner.

b. Fisioterapis / Fisikalterapis

Fisioterapis akan mengadakan penilaian dan melaksanakan program rehabilitasi medis untuk menyelesaikan masalah mobilisasi. Bentuk kegiatannya kebanyakan mengatasi gangguan sendi, menguatkan otot dan saraf yang lemah yang menunjang untuk kegiatan mobilisasi dan khususnya jalan dengan bantuan atau tanpa alat.

c. Okupasional terapis

Okupasional terapis akan mengadakan penilaian dan melaksanakan program rehabilitasi medis untuk melatih fungsi tangan, untuk kegiatan ADL. Bentuk kegiatan dasar terutama untuk kegiatan makan, minum, mandi dan berpakaian.

d. Speech terapis

Speech terapis akan mengadakan penilaian dan melaksanakan program mengatasi hambatan komunikasi. Biasanya ATD akibat polio tidak sering mengalami hambatan komunikasi.

e. Prostetis dan ortosis

Prostesis dan ortosis akan mengadakan penilaian dan melaksanakan pengukuran, pengepasan dan menyerahkan alat bantu ortesa sebagai alat penunjang mobilisasi ADL. Alat yang diberikan untuk kaki adalah brace pendek (SLB) atau brace panjang (LLB), sepatu koreski. tongkat kruk, splin untuk tangan dan sebagainya, semua peralàtan bantu ini dapat menunjang kelancaran upaya pemulihan fungsi.

f. Psikolog

Psikologi akan mengadakan penilaian dan membuat program Psikoterapi untuk memperbaiki atau meningkatkan motivasi anak dalam upaya pemulihan fungsi secara keseluruhan.

g. Sosial Medis

Sosial medis akan menyelesaikan masalah keluarga agar dapat berpartisipasi aktif dalam upaya memulihkan fungsi anak. Keterlibatan orang tua dalam masalah finansial dan hubungan interaksi antar anak dalam keluarga ikut menentukan keberhasilan upaya rehabilitasi medis.

h. Pendidik

Pendidik ATD akibat polio ikut menentukan keberhasilan upaya rehabilitasi medis secara keseluruhan dalam hal mencerdaskan anak, sesuai dengan kondisi fisik yang ada menuju tercapainya anak berkualitas. Upaya pendidik harus sesuai dengan derajat fungsi dan faktor penyebabnya, serta program rehabilitas yang diberikan perlu dilaksanakan sambil melaksanakan kegiatan pendidik.

Merokok Pada Anak-anak

Pada saat remaja, ketika menghadiri sekolah tinggi, adalah ketika ada wabah terbesar orang yang mulai merokok, dan yang terburuk adalah bahwa persentase yang tinggi dari orang-orang muda datang untuk memiliki kebiasaan setiap hari, dan beberapa dapat berhenti kemudian.

Ini memiliki beberapa poin negatif, terutama karena mereka masih muda dan tubuh Anda belum sepenuhnya terbentuk, sehingga kebohongan sebagai kebiasaan tembakau, dan membuat setiap hari, menyebabkan tubuh mengalami kesulitan dalam melaksanakan fungsi mereka dan untuk terus tumbuh. Di sisi lain, adalah bahwa anak-anak muda, jadi bahwa merokok dilarang. Sekarang dengan hukum baru tidak diperbolehkan untuk menjual tembakau kepada orang-orang yang berada di bawah 18 tahun, dan di tempat-tempat yang serius ini dapat dipertahankan (selain risiko denda besar dan kuat jika tertangkap), tetapi perusahaan kecil pengusaha kecil, ada beberapa yang Anda dapat melarikan diri, dan ya bisa menjual kepada anak di bawah umur. Namun, tanpa perusahaan yang mencapai membeli tembakau dan tembakau bahkan bisa mendapatkan jika Anda membeli paket, dan kasus-kasus ini sebagian besar disebabkan oleh orang-orang, mungkin saja bertemu mayoritas, bahwa konsumen yang terjadi ini muda atau remaja . Untuk alasan ini, kita harus konsisten dengan sesuatu, dan sangat berhati-hati ketika berhadapan dengan anak-anak dan tembakau sejak usia mulai merokok yang banyak, tidak konsisten dengan apa yang merokok.

Mencegah Cedera Pada Anak

Mencegah Cedera AnakPendidikan pencegahan penting bagi kedua orang tua dan anak. Anak harus dilindungi dari bahaya dan mengajarkan wajah yang tak terelakkan. Situasi harus dicegah untuk meningkatkan risiko cedera. Langkah-langkah pencegahan sebagai berikut:

Menggunakan langkah-langkah keamanan yang sesuai dan sabuk pengaman untuk anak-anak dalam kendaraan.

Penggunaan detektor panas dan detektor asap di rumah-rumah. Continue reading

10 Tips Murah Menuju Sehat

Kita semua mencari cara mudah untuk mendapatkan kebiasaan sehat dalam hidup kita. Dengan semua iklan produk yang menjanjikan untuk langsing Anda turun, Anda bertanya-tanya apa yang benar-benar bekerja. Beberapa dari mereka adalah sangat mahal dan tidak bekerja. Kami ingin berhati-hati pada berapa banyak kita keluarkan. Berikut adalah 10 kebiasaan setiap orang harus memiliki dalam rutinitas mereka untuk meningkatkan kesehatan mereka dalam berbagai cara. Tidak hanya akan mereka tidak dikenakan biaya sepeser pun tetapi akan berakhir menghemat uang! Continue reading