Search Results for: lubang pepek melahirkan

AFR Pada Ibu Hamil

AFR Pada Ibu Hamil

AFR Pada Ibu HamilPengertian:

Kehamilan adalah suatu proses konsepsi yaitu pertemuan sperma dan ovum di bagian ampula tubae dan selanjutnya ke arah cavum uteri dan terjadi nidasi dan ini dapat berlangsung selama 2 hari dalam perjalanan.

Jika nidasi sudah terjadi maka selanjutnya timbul tanda-tanda kehamilan yaitu berupa : ngidam, omisis gravidarum terutama pada pagi hari, tidak dapat menstruasi lagi, mammae menjadi tegang dan membesar, anorexia, sering kencing, obstipasi, eulis, dan varises.

Prinsip OT:

Pada prinsipnya kegiatan OT ditujukan kepada masalah

1. AD I

2. Perbaikan postur tubuh

3. Perhatian akan makanan ibu hamil

4. Kestabilan emosi

Gejala-gejala yang terjadi pada saat hamil:

Sebagian besar wanita selama masa kehamilan akan timbul beberapa kondisi-kondisi ringan di mana tidak membahayakan kehidupan ibu maupun bayinya, tetapi sering kali merupakan gangguan berat. Nauosea (mual), sedikit muntah dan perasaan mudah Ielah merupakan gejala-gejala umum pada awal kehamilan sehingga mereka menganggap diagnosa kehamilan. Rasa panas dalam perut, kontipasi (sembelit) dan keram merupakan gejala-gejala umum serta varises vena cenderung menjadi Iebih jelas/nampak pada setiap penambahan usia kehamilan.

Ada dua gejala-gejala yang dapat ditangani ofeh fisioterafis:

1. Nyeri pinggang bawah (lumbosacral)

2. KesuIitan berjalan pada akhir kehamilan karena terjadi pelebaran ruang pelvis joint, suatu kondisi yang disebut dengan ostoarthropati. Gangguan yang nyata biasanya tidak terjadi tetapi sebagian pasien mengeluh nyeri pinggang bawah pada beberapa derajat di mana berlangsung lama setelah akhir kehamilan.

PERAWATAN SEBELUM MELAHIRKAN

Pengertian:

Perawatan antenatal dan prenatal adalah perawatan yang diberikan kepada ibu selama masa kehamilan.

Tujuan dan maksud ini agar kehamilan berakhir dengan:

1. Kelahiran bayi yang sehat baik fisik maupun mental

2. Ibu dalam keadaan selamat, sehat tanpa mengalami ruda paksa, baik fisik maupun mental

3. Ibu sanggup merawat dan menyusui bayi

4. Suami istri berniat dan sanggup untuk melaksanakan keluarga berencana demi kesejahteraan keluarga.

Untuk mencapai tujuan tersebut dalam rangka perawatan dilakukan pemeriksaan dan pengawasan wanita selama masa kehamilannya secara berkala dan teratur agar bila timbul kelainan kehamilan gangguan kesehatan, sedini mungkin diketahui sehingga dilakukan perawatan yang cepat dan tepat Selain pemeriksaan dari segi mendik dan kebinanan perlu diperhatikan segi psikologik, sosial dan pendidikan.

- Segi Psikologik

Wanita hamil diharapkan selalu disertai perasaan aman dan tenang dalam menghadapi kehamilan dan persalinannya terutama pada primigravida dan para ibu yang pernah hamil mengalami satu penyakit dalam kehamiIan atau persalinannya yang lalu, perlu dapat dukungan moril dari petugas.

- Segi Sosial

Para wanita hamil dari golongan ekonomi rendah umumnya tergolong dalam kategori resiko besar karena kesehatannya tergolong kekurangan gizi, avitaminosis, dan berbagai penyakit menahun.

- Segi Pendidikan

Masa antenatal adalah masa yang tepat untuk memberi nasehat dan penerangan kepada ibu hamil mengenai pemeliharaan kesehatan ibu dan anak, serta motivasi kepada suami istri.

HYGIENE KEHAMILAN

Hygiene kehamilan ini dapat diartikan dengan kebersihan dan kesehatan wanita hamil. Kata hygene berasal dari (per: hygiene, Yunani = sehat) adalah ilmu yang berhubungan dengan masalah kesehatan serta berbagai usaha untuk mempertahankan atau memperbaiki kesehatan. Kebersihan pribadi meliputi perawatan diri sendiri, tata berbusana, mandi setiap hari dan berganti pakaian sesuai dengan keperluan. Disamping itu diharapkan tangan, kuku serta rambut harus selalu bersih dan mendapatkan perawatan tubuh dan pakaian dengan baik.

Kehamilan merupakan masa dimana tubuh seorang wanita mengandung sebuah sel telur yang dibuahi dan tumbuh menjadi janin yang cukup matang untuk dilahirkan. Yang perlu diperhatikan dalam hygien kehamilan adalah:

Kebersihan

Kebersihan ini meliputi kebersihan tubuh, pakaian dan Iingkungan:

a. Kebersihan Tubuh

- Rambut harus sering dicuci/keramas

- Gigi harus dipelihara/dirawat dengan baik, karena ibu hamil membutuhkan kalsium Iebih banyak untuk pertumbuhan janin.

- Payudara disiapkan untuk memberikan asi kepada bayi.

- Kebersihan vulva dijaga dengan selalu memakai celana yang bersih.

- Kebersihan kuku dijaga untuk menghindari bersarangnya kuman penyakit.

- Kebersihan kulit dengan mandi, dua kali sehari, memakai sabun supaya bersih dan untuk menyegarkan badan karena pembuluh darah terangsang dan badan merasa nyaman.

b Kebersihan Pakaian

Kebersihan pakaian supaya enak dipakai dan terhindar dari kuman kuman penyakit.

c. Kebersihan Iingkungan

Kebersihan Iingkungan merupakan pra kondisi untuk hidup sehat bagi masyaralcat. faktor lingkungan ini terdiri dari lingkungan fisik, biologi dan sosial.

Makanan

Untuk pertumbuhan dan perkembangan jiwa yang dikandungnya dibutuhkan zat-zat makanan yang cukup terutama protein hewan, mineral dan vitamin-vitamin.

Gerakan yang diperlukan

a. BerjaIan-jaIan pada pagi hari sambil menggerakkan otot-otot bagian tubuh yang dapat terkena sinar matahari.

b. Latihan—latihan sebelum melahirkan (senam hamil)

C. Gerakan ini dilakukan dengan harapan untuk dapat mempermudah persalinan , mencegah obstivasi, mempergiat kerja alat tubuh

4. Pakaian yang dipakai harus sesuai

Berpakaian harus dijaga, disesuaikan dengan pertumbuhan badan dan jangan memakai pakaian yang terlalu sempit atau terlaIu Ionggar.  Pakaian harus bersifat menahan bagian-bagian yang sedang bertambah besar seperti payudara, perut, dan panggul. Pemakaian sepatu, sendal, selop hendaknya yang bebas dan jangan memakai sepatu yang bertumit tinggi karena tidak dapat menanggulangi berat badan wanita hamil

5. Pekerjaan

Bagi wanita hamil boleh saja bekerja asal pekerjaan itu bersifat ringan, tidak melelahkan dan tidak mengganggu kehamilannya.

6. Istirahat dan Tidur

Istirahat sangat diperlukan bagi wanita hamil karena wanita hamil mengalami penurunan daya tahan tubuh sehingga mudah terserang/jatuh sakit.

7. Pemeliharaan payudara

Dalam kehamilan payudara harus mendapatkan pemeliharaan sejak dini sebab payudara pada wanita hamil mengalami perubahan yaitu mengadakan persiapan untuk memproduksi makanan pokok (ASI) untuk janin setelah lahir nanti. Perawatan dilakukan agar dapat: terhindar dari kesukaran pada waktu laktasi dan menyusui bayi, membantu persiapan pembentukan ASI.

8. Ketenangan Jiwa/Rohani

Dalam satu kehamilan tidak saja keadaan jasmani wanita yang terpengaruh, juga keadaan rohaninya. Hal ini dapat dilihat dari perubahan tingkah lakunya yang tidak seperti biasanya. lebih peka, Iebih emosional mudah tersinggung dan mudah marah.

PERUBAHAN PERUBAHAN PADA IBU HAMIL

Berbagai hal yang berkaitan dengan persiapan calon ibu ketika akan melahirkan yakni perubahan akibat kehamilan, perawatan waktu hamil, memberikan petunjuk pada ibu hamil, latihan olahraga promotif dan senam hamil.

1. Perubahan Akibat Kehamilan

Adanya janin di dalam tubuh menyebabkan perubahan tertentu pada tubuh wanita itu sendiri. Perubahan itu sendiri sebenarnya untuk mengimbangi dan menyesuaikan diri dengan pertumbuhan janin. Perubahan ini terjadi sangat luas yang terjadi pada rohani dan jasmani.

a. Jasmani

Perubahan kulit, payudara, perut, alat kelamin, tekanan darah, dsb Namun sifatnya temporer artinya kembali setelah melahirkan.

b. Rohani

Ketegangan emosional yang dapat menyebabkan gangguan psikologis emosional dan berperan dalam kelainan klinis sehingga terjadi abotus, dsb.

2. Perawatan waktu hamil

Kehamilan dan persalinan adalah proses alamiah yang menyangkut seluruh organ tubuh wanita. Agar persalinan lancar dan kondisi tubuh relatif tetap segar maka diperlukan kondisi kesehatan tubuh yang optimal. Memberikan petunjuk pada ibu hamil

Adapun yang dilakukan dalam hal ini adalah:

a. Mengajarkan sikap tubuh yang baik

b. Mengajarkan perkembangan bayi

c. Mengajarkan kemajuan kelahiran

d. Memberikan penjelasan tentang ASI

Prinsip dasar untuk memberikan pelajaran/latihan;

a Menjelaskan segala sesuatu dengan kata-kata yang sederhana

b. Latihan harus didemonstrasikan o!eh fisioterapis.

c. Bila latihan bersama (Class Exercise), maka harus didemonstrasikan oleh seluruh anggota secara bersamaan.

d. Masing-masing gerakan diiakukan selama 6-8 kali hitungan.

Latihan Olah Raga Promotif

Misalnya:

a. Massage Bayl

Berguna untuk memberikan rangsangan agar dapat tumbuh dan berkembang secara optima!.

b. Senam hamil

Untuk mempersiapkan fisik dalam proses kehamilan dan kelahiran.

c. Senam nipas

Untuk membantu produksi ASI dan mempercepat kembalinya fungsi tubuh agar segera beradaptasi dengan lingkungan kehidupan sehari-hari secara normal. Latihan olah raga promotif dimaksudkan untuk meningkatkan fisik yang dibutuhkan seseorang agar supaya organ tertentu yang akan mengalami tugas khusus sudah siap. -

5. Senam hamil

Sebelum melahirkan seorang calon ibu membutuhkan latihan-latihan tertentu yang berguna untuk:

a. Mempersiapkan otot-otot kaki untuk menyesuaikan berat badan ketika mengandung.

b. Melatih organ pernapasan agar dapat menyesuaikan perubahan keadaan perut sehingga bisa melakukan relaksasi dan kebutuhan minimum oksigen untuk tubuh dapat terpenuhi.

c. MeIatih otot-otot yang mengontrol sikap tubuh dalam menghadapi bertambahnya berat janin dan melatih kembali refleks postural.

d. Melatih otot-otot perut dan dasar panggul serta otot-Otot sekitar paha terutama bagian dalam agar dapat terkontrol kekuatannya.

e. Melatih calon ibu agar dapat mempersiapkan fisik maupun mental dengan relaksasi serta pengontrol kerja otot secara benar.

Senam hamil harus dilakukan secara bertahap yaitu:

a. Senam untuk kehamilan 0 —20 minggu = 1 — 5 bln (trimester I)

b Senam untuk kehamilan 20— 30 minggu = 5— 7 bIn (trimester II)

c. Senam untuk kehamilan 30 — 39 minggu = 7 — 9 bIn (trimester Ill)

Sebelum mengikuti senam hamil sebaiknya wanita bersangkutan berkonsutasi terlebih .dahulu dengan dokter yang merawatnya. Perlunya senam hamil dilakukan karena janin tumbuh semakin besar, terjadinya penguluran otot-otot perut, adanya penambahan berat badan sehingga otot-otot kami perlu bekerja sebagai penyanggah tubuh lebih kuat. membantu melatih pernapasan dan juga membantu relaksasi, untuk mendapatkan ketenangan jiwa dan raga dalam menghadapi proses persalinan.Sebelum melakukan senam hamil FT harus menjeIaskan hubungan kehamilan dan manfaat serta tujuan senam hamil. Kegiatan ibu hamil berupa;

1. A.D.L : Terutama dalam hal berpakaian harus Ionggar jangan ketat sebab dapat mempengaruhi janin dalam kandungan. Kebersihan diri perlu diperhatikan terutama daerah Mammae, alat kelamin, pakaian dalam, juga pemakaian parfum dan sikat gigi.

2. POSTUR : Hal ini perlu pengerahan untuk mencegah LBP akibat pembesaran perutnya, sehingga perlu perbaikan posisi jalan, duduk dan berdiri lama serta pekerjaan yang mereka Iakukan dengan posisi awal duduk ke berdiri.

3. MAKANAN : Perlu diberikan makanan yang bergizi tinggi, jangan mengandung banyak minyak tetapi sifatnya agak kering karena saat itu ibu sering mual dan muntah. Makanan ringan selalu disiapkan, kurangi garam jika ada gejala udema pada tungkai dan tekanan darah tinggi, tambahan vitamin dan sayur-sayuran, buah-buahan agar optipasi dapat dicegah yang dapat memperburuk keadaan penderita jika terkena haemoroid.

4. EMOSI : Berikan waktu untuk rekreasi, dengan ceramah, hindari stress, hindari terjadinya kecelakaan yang cidera, hindari jalan jauh hingga lelah, konsultasi pada dokter dan bidan jika ada gangguan serta penggunaan obat tertentu yang dapat mengakibatkan cacat pada anak.

5. KETERAMPLAN : Dapat diberikan jahitan makramé untuk buat popok dan gurita bagi persiapan jabang bayinya dengan bermacam-macam motif sesuai dengan kesukaan ibu tersebut.

Seks Setelah Melahirkan

Diketahui bahwa semua hubungan pasangan berubah ketika bayi lahir dan penting untuk menjaga hubungan yang erat, menghindari jarak. Setelah periode adaptasi yang diperlukan untuk anggota keluarga baru harus mengambil salah satu saat di mana bayi Anda tenang atau tidur untuk mendapatkan kembali keintiman dengan pasangan Anda, dan apakah ada untuk perawatan dan tidak meninggalkan deambos privasi samping, dan bahwa dari waktu ke waktu jika memakai dapat menyebabkan masalah pada pasangan.

Para ahli merekomendasikan kehidupan seks kembali setelah Anda telah lulus masa nifas (periode 40-42 hari setelah pengiriman diperlukan untuk pemulihan alat kelamin internal dan eksternal), namun sebenarnya meluangkan waktu Anda memulihkan tergantung pada pasangan . Bila Anda berdua merasa siap untuk mencoba hubungan seksual, harus dipertimbangkan:

Perempuan itu harus memilih posisi yang tepat, di mana ketidaknyamanan pengalaman lebih sensitif atau kurang, yang tidak akan ditekan. Dia harus selalu untuk mengatur kecepatan dan irama gerakan untuk menghindari ketidaknyamanan atau rasa sakit.
Sebaiknya menggunakan pelumas dalam air berbasis gel, untuk menghindari rasa tidak nyaman dan nyeri selama hubungan seksual yang disebabkan oleh kekeringan vagina. Hal ini juga dianjurkan untuk melakukan latihan kegel seperti dalam periode postpartum dapat membantu menyembuhkan luka episiotomi atau robek lebih cepat, meningkatkan sensitivitas saat penetrasi dan kemampuan orgasme yang lebih baik.

Apa itu episiotomi?

Ini adalah pemotongan perineum untuk memfasilitasi keberangkatan bayi, menjadi prosedur bedah yang memperlebar jalan lahir untuk mencegah robek. Luka termasuk kulit, mukosa vagina, dan kadang-kadang beberapa otot, tetapi dilakukan dengan benar seharusnya tidak mempengaruhi otot dangkal dari dasar panggul.

Organisasi Kesehatan Dunia tidak merekomendasikan praktek ini karena agresif, sering membawa masalah yang tidak perlu dan mungkin seperti infeksi, rasa tidak nyaman pasca melahirkan, inkontinensia urin dan hubungan seksual yang menyakitkan.

Tapi mereka yang mendukung berpendapat bahwa jika sayatan terbuat dari minuman dapat menyebabkan kerobekan pada organ kelamin ibu, fase pengusiran akan berkurang 5 menit saat pengiriman membutuhkan waktu terlalu lama dan hampir wajib saat bayi prematur karena memiliki otak yang sangat rapuh.

Penyembuhan terjadi antara 2 dan 3 minggu setelah melahirkan dianjurkan membersihkan area dengan desinfektan dan menghindari mandi (tidak hujan) dan seks selama minimal 30 hari. Menurut berbagai penelitian hanya antara 15 sampai 20% kasus kita membutuhkan jenis intervensi.

Ini memiliki banyak kekurangan, karena dapat berbahaya, tetapi juga memiliki beberapa keuntungan, dan ini adalah unadecisión Anda harus mengambil ibu pada saat melahirkan karena itu akan menderita, tapi tidak direkomendasikan dalam banyak kasus, terutama karena pencegahan.

Cara Hidup Sehat Pada Lansia

Usia lanjut adalah suatu kejadian yang pasti akan dialami oleh semua orang yang dikaruniai usia panjang, terjadinya tidak bisa dihindari oleh siapapun. Pada usia lanjut akan terjadi berbagai kemunduran pada organ tubuh. Namun tidak perlu berkecil hati, harus selalu optimis, ceria dan berusaha agar selalu tetap sehat di usia lanjut. Jadi walaupunb usia sudah lanjut, harus tetap menjaga kesehatan. Continue reading

Aborsi

Aborsi adalah pengguguran kandungan. Secara umum, kontrasepsi dan sterilisasi memiliki komplikasi yang lebih rendah dibandingkan dengan aborsi, terutama pada wanita muda. Karena itu kontrasepsi dan sterilisasi merupakan pilihan yang lebih baik untuk mencegah kehamilan dan aborsi sebaiknya dijadikan pilihan terakhir jika teknik lainnya yang lebih aman telah gagal dilakukan.

Metoda aborsi terdiri dari:
1. Evakuasi pembedahan : mengeluarkan isi rahim melalui vagina.
Evakuasi pembedahan merupakan 97% dari aborsi dan hampir selalu dilakukan pada kehamilan yang berumur kurang dari 12 minggu.
Digunakan teknik kuretase aspirasi.
Untuk kehamilan yang berusia 7-12 minggu, serviks biasanya harus dilebarkan terlebih dahulu (dilatasi) karena selang penghisapnya lebih besar.
Untuk mengurangi kemungkinan terjadinya cedera pada serviks, bisa digunakan laminaria (akar rumput laut yang dikeringkan) atau dilator lainnya yang menyerap air. Laminaria dimasukkan ke dalam saluran servikal dan dibiarkan selama 4-5 jam, biasanya semalaman. Karena laminaria menyerap sejumlah air dari tubuh, maka laminaria akan mengembang dan menyebabkan peregangan lubang serviks.
Untuk kehamilan yang berusia lebih dari 12 minggu teknik yang paling sering digunakan adalah D&E (dilatasi dan evakuasi). Alat penghisap dan forseps digunakan untuk mengeluarkan hasil pembuahan lalu dilakukan pengerokan rahim secara perlahan untuk memastikan bahwa seluruh jaringan telah dikeluarkan.
Dilatasi dan evakuasi semakin banyak digunakan pada kehamilan lanjut untuk merangsang aborsi karena komplikasinya lebih ringan dibandingkan dengan pamekaian obat.

2. Obat-obatan untuk merangsang kontraksi rahim sehingga isi rahim keluar. Obat-obatan (misalnya mifepriston/RU 486 dan prostaglandin) kadang digunakan untuk merangsang aborsi, terutama pada kehamilan diatas 16 minggu, karena pada saat ini D&E bisa menyebabkan komplikasi yang serius (seperti kerusakan rahim atau usus).

RU 486 bisa digunakan segera setelah pembuahan.
Prostaglandin adalah obat yang merangsang kontraksi usu, bisa diberikan dalam bentuk suntikan atau suppositoria vagina. Efek sampingnya adalah mual, muntah, diare, kemerahan pada wajah dan pingsan. Pada beberapa wanita, prostaglandin bisa memicu suatu serangan asma.
Mifepriston dikombinasikan dengan prostaglandin sangat efektif untuk mengakhiri kehamilan yang berusia kurang dari 7 minggu.
Obat ini menghalangi kerja progesteron di dalam lapisan rahim sehingga prostaglandin lebih efektif.
Pil KB dosis tinggi kadang digunakan untuk mencegah kehamilan setelah melakukan 1 kali hubungan seksual tanpa alat kontrasepsi, tetapi tidak selalu efektif. Pil KB harus diminum dalam waktu 72 jam. Efek sampingnya adalah mual dan muntah.
Komplikasi aborsi secara langsung berhubungan dengan umur kehamilan dan metoda yang digunakan. Semakin tua umur kehamilan, semakin besar resiko terjadinya komplikasi:
- Perforasi rahim oleh alat bedah
- Perforasi usus atau organ lainnya
- Perdarahan selama atau segera setelah aborsi
- Perdarahan tertunda karena adanya sisa plasenta di dalam rahim
- Infeksi rahim
- Pembentukan jaringan parut di dalam rahim.

Pentingnya Relaksasi

Proses relaksasi bukan hanya aktivitas yang menyenangkan tetapi juga merupakan proses penting yang membuat kita untuk mengurangi keausan dan kerusakan yang kita dikenakan di kedua pikiran dan tubuh. Jadi, bukannya menempatkan yang paling dalam relaksasi sebagai daftar prioritas kami, kami selalu mencoba untuk menemukan lubang dalam sehari untuk bersantai dan mendekati setiap tugas dengan energi baru.

Relaksasi tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan kita tetapi untuk orang lain karena mereka akan harus hidup dengan seseorang tanpa stres dan dengan hati yang baik untuk semuanya.

Sterilisasi dan Vasektomi

Sterilisasi merupakan cara berkeluarga berencana yang sifatnya permanen.
Sterilisasi pada pria dilakukan melalui vasektomi, sedangkan pada wanita dilakukan prosedur ligasi tuba.

Vasektomi adalah pemotongan vas deferens (saluran yang membawa sperma dari testis).
Vasektomi dilakukan oleh ahli bedah urolog dan memerlukan waktu sekitar 20 menit. Continue reading

Memberikan ASI ( Laktasi ) dan Pencegahan Kehamilan

Biasanya Ibu yang memberikan ASI (lakstasi) akan mengalami keterlambatan untuk kembali mendapatkan menstruasinya.

Metode LAM – The lactational amenorrhea method (LAM) adalah salah satu teknik Kontrasepsi atau KB alamiah yang didasarkan pada Ibu memberikan ASI ekslusif akan menyebabkan tidak mendapatkan menstruasi.

Penelitian menyatakan bahwa wanita yang memberikan bayinya ASI secara ekslusif dan belum mendapatkan menstruasinya maka biasanya tidak akan mengalami kehamilan selama masa 6 bulan setelah melahirkan.

Seberapa Efektif kah Laktasi Untuk Pencegahan Kehamilan

Jika seorang ibu memberikan ASI kepada bayinya sesuai dengan semua criteria LAM, maka kemungkinan ibu untuk hamil dalam 6 bulan pertama setelah melahirkan hanya kurang dari 2 %. Bagaimanapun, untuk kebanyakan wanita, 1 dari 50 kemungkinan untuk terjadinya kehamilan yang tak terduga lebih besar resikonua dibanding mereka yang mengkombinasikan pemberian ASI / laktasi dengan metode kontrasepsi lainnya.

Metode barrier / pelindungan (seperti kondom atau diaphragma), IUD, dan kontreasepsi dengan pil untuk ibu menyusui (mini pil atau pil progestin) sangat cocok sebagai kontrasepsi untuk Ibu yang memberikan ASI.

Satu hal yang pasti Metode LAM tidak memberikan perlindungan apapun terhadap penyakit seksual menular. Jadi bila anda mempunyai resiko dengan Penyakit seksual menular, sebaiknya anda mneggunakan kondom.

Inkoontinensia Urin Akibat Partus

Inkontinensia Urin Akibat PartusProses pembentukan urine dan pengeluarannya setelah ditampung pada kandung kemih merupakan suatu rangkaian fungsi daripada system atau traktus orogenitalia yang saling berkaitan satu sama lain sehingga memerlukan pengetahuan tentang anatomi terapan yang sehubungan dengan kondisi tersebut. Adapun proses tersebut melibatkan fungsi dari organ seperti: Ginjal, Ureter, vesucaurineria dan uretra yang kesemuanya mempunyai fungsi tertentu dalam proses pembentukan urine sampai pada pengeluaran urine, demikian pula otot-otot tersebut terletak dibawah lapisan jaringan yang elastic dan tebal yang sebelah luar dilapisi jaringan ikat. Di samping itu m. springter vesika uternus atau m. rabdosfingter ekternus. Otot inilah yang dapat meningkatkan fungsi sfingter vesica dengan menarik uretra kea rah proksimal sehingga uretra lebih menyempit. Otot-otot dasar panggul seperti m. levator ani dapat pula aktif menentukan posisi leher vesika. Bila dasar mengendor maka uretra dan leher vesika akan bergeser kebelakang dan vesika dapat dikosongkan. Bila uretra ditarik kedepan, maka mulut vesika ditutup . persarafan berasal dari pleksus lumbalis dan sacralis. Peredaran darah berasal dari ginjal dengan arteri renalisis dan vena renalis ureter mendapat suplai darah dari arteri renalis , arteri spermaticainterna vesikalis sebagai cabang dari arteri umbilikasi dan member darah pada vaginalisis dan basis vesika mendapat aliran darah dari arteri vesikalis inferior dan arteri vaginalis untuk wanita . Continue reading