Search Results for: menurut para ahli tentang kekuatan lengan

Pengertian Distribusi Epidemiologi

A. PENGERTIAN EPIDEMIOLOGI
1. Pengertian Epidemiologi Menurut Asal Kata
Jika ditinjau dari asal kata Epidemiologi berasal dari bahasa Yunani yang terdiri dari 3 kata dasar yaitu EPI yang berarti pada atau tentang, demos yang berati penduduk dan kata terakhir adalalah logos yang berarti ilmu pengetahuan. Jadi epidemilogi adalah ilmu yang mempelajari tentang penduduk.
Sedangkan dalam pengertian modern pada saat ini EPIDEMIOLOGI adalah :
“Ilmu yang mempelajari tentang Frekuensi dan Distribusi (Penyebaran) serta Determinat masalah kesehatan pada sekelompok orang/masyarakat serta Determinannya (Faktor – factor yang Mempengaruhinya). Continue reading

Kekuatan dalam Bermain Basket

Kekuatan dalam Bermain Basket

Kekuatan dalam Bermain BasketKekuatan (Strength)
M. Sajoto (1983 : 16) menggemukan bahwa faktor-faktor penentu prestasi olahraga diklasifikasikan ke dalan 4 aspek, yaitu aspek biologis, aspek psikologis, aspek lingkungan dan aspek penunjang. Dari ke 4 aspek yang dikaji adalah aspek biologis, salah satunya adalah fisik terutama kekuatan otot tungkai.
Kekuatan adalah kemampuan otot-otot atau sekelompok otot untuk mengatasi suatu beban atau tahanan dalam menjalankan aktivitas (Soedarminto, 1992 ). Kekuatan otot adalah salah satu komponen kondisi fisik yang sangat penting untuk peningkatan kondisi fisik secara keseluruhan. 1) Kekuatan adalah daya penggerak setiap aktivitas fisik. 2) Kekuatan adalah peran yang penting dalam rangka terhindarnya cedera. 3) Dengan kekuatan dapat digunakan untuk berlari, lempar, pukulan, tolakan dan untuk stabilitas sendi-sendi (Harsono, 1988 : 77). Kekuatan otot adalah kemampuan otot atau sekelompok otot untuk melakukan kerja dengan menahan beban yang diangkat (M. Sajoto, 1983 : 16). Lebih lanjut dikatakan kekuatan atau strength adalah kemampuan fisik yang mengangkat masalah kemampuan seorang atlet pada saat dalam waktu kerja tertentu (M. Sajoto, 1983 : 17). Kekuatan otot adalah kekuatan yang digunakan oleh sekelompok otot tubuh dalam satu kontraksi maksimal (Harsono, 1988 : 176). Strength adalah kemampuan otot tubuh untuk membangkitkan tegangan terhadap suatu tahanan (Harsono, 1988 : 176

Anatomi Tungkai
Tungkai atas, yaitu dari pangkal paha sampai lutut, dalam istilah anatomi disebut femur. Tungkai bawah yaitu dari lutut sampai pergelangan kaki, dalam istilah anatomi disebut leg. Tungkai bawah ini terdiri dari dua tulang, yakni os tibia dan os fibula. Os tibia atau tulang kering kerangka yang utama dari tulang bawah dan berupa tulang pipa. Sedang os fibula atau tulang betis letaknya sebelah lateral tungkai bawah, berupa tulang pipa. Tempurung lutut terdapat diantara tungkai atas dan tungkai bawah.
Telapak kaki terdiri dari tarsalia, metatarsalia dan falanx. Tulang tarsalia mendukung beban berat saat berdiri dan berjumlah tujuh buah, yang secara kolektif dinamakan tarsus. Tulang-tulang metatarsalia hanya berjumlah lima buah dan berupa tulang pipa. Secara keseluruhan tulang-tulang tersebut berjumlah 31 buah yaitu :
1 Os koxa : tulang paha
1 Os femur : tulang paha
1 Os tibia : tulang kering
1 Os fibula : tulang betis
1 Os patella : tempurung lutut
7 Os tarsalia : tulang pangkal kaki
5 Os metatarsalia ; tulang telapak kaki
14 falanx : ruas jari-jari (PASI, 1995 : 4)

Otot-otot Tungkai
Pada umumnya otot dibagi menjadi 3 jenis yaitu : otot polos, jantung dan otot kerangka. Otot polos tidak mempunyai garis-garis melintang, sedang otot jantung dan otot kerangka mempunyai garis-garis melintang. Otot polos dan otot jantung dalam kontraksinya secara ritmik tanpa adanya persyarafan dari luar, disebabkan adanya sel-sel pengatur langkah “pacemaker” yang menimbulkan impuls secara spontan. Otot kerangka dalam kontraksinya karena adanya rangsangan saraf sebagai impuls menuju otot saraf motorik.
Otot akan menarik jika menerima rangsangan saraf dari pusat saraf atau otak memberitahukan untuk melakukan tarikan. Isyarat-isyarat ini dibawa oleh saraf yang terdiri dari sel-sel saraf yang khusus. Proses kontraksi yang kenyataannya dari suatu serabut otot dimulai pada saat serabut menerima impuls saraf elektris yang dihantar sel-sel saraf. Selain rangka tulang yang membentuk rangka tungkai, tungkai yang dibentuk oleh beberapa jaringan. Sebagian jaringan yang membentuk tungkai manusia adalah otot.
Dalam kontraksi otot sedirian, tetapi merupakan kelompok. Gerakan apapun yang diberikan merupakan hasil koordinasi gerakkan beberapa otot. Demikian halnya pada otot tungkai yang dalam melakukan kontrasi selalu dengan koordinasi antara otot satu dengan otot yang lain (Pearce Evelyn, 1986 : 21).

Kekuatan Otot Tungkai
Menurut M. Sajoto (1983 : 70) tubuh manusia terdiri dari banyak sekali jaringan otot masing-masing mempunyai fungsi tertentu dalam kehidupan sehari-hari. Jaringan otot keseluruhan merupakan satu kesatuan yang cukup besar dan membentuk berat badan manusia.
James A. Baley (1986 : 16) menyebutkan ada 656 otot dan tulang dalam tubuh manusia, dan masing-masing mempunyai fungsi tertentu. Sedangkan Soekarman (1997 : 30) menerangkan bahwa untuk mencapai suatu prestasi dalam bidang olahraga disamping latihan rutin juga harus dipenuhi faktor-faktor lainnya. Faktor lain itu antara lain : Keadaan (somatic), umur, psikis, bentuk tubuh / hibitus
mempunyai arti yang besar dan dapat menimbulkan prestasi seseorang. Dengan memperhatikan hal tersebut diatas, seseorang yang ingin memperoleh prestasi optimal harus pula unsur-unsur genetis (faktor antropometri).

Anatomi Fungsional Bahu

Gerakan extremitas superior ini jauh lebih rumit dan kompelks dari pada extremitas inferior, hal ini dilihat dari macam gerakan yang bisa di lakukannya, banyaknya tulang dan sendi yang tersangkut, adanya koordinasi yang tinggi antar bagian-bagian tak langsung melalui  gelang bahu dengan demikia gerakan extremitas superior tergantung kepada posisi pada gerakan gelang bahu dan tubuh. Gerakan yang sempurna ini di sini lain juga merugikan yaitu dengan berkurangnya tingkat stabilitasnya. Untuk extremitas superior khususnya sendi bahu, sebenarnya stabilitas ini memang tidak terlalu dibutuhkan karena dia tidak diperlukan untuk menyangga berat badan seperti halnya pada tulang belakang dengan kemungkinan terjadinya trauma, penyakit atau patologis yang lain. Continue reading

Fisioterapi pada Nyeri Lengan (Arm Pain)

Fisioterapi pada Nyeri LenganNyeri lengan membuat ketidakyamanan pada tangan dan bahu seseorang. Nyeri ini pada dasarnya dari jari sampai ke bahu . Lengan terdiri dari otot , tulang , sendi , ligamen , tendon , kulit , sistem saraf , pembuluh darah , darah dll , apapun yang mengalami cedera , terinfeksi atau mendapat trauma dapat menyebabkan nyeri pada lengan.

Nyeri pada lengan dapat memiliki pengalaman yang berbeda , dari:

• durasi ( sesaat , dibandingkan nyeri intermiten , dibandingkan rasa sakit yang konstan )
• lokasi ( lokasi yang sangat spesifik , di wilayah yang luas , area global )
• kemampuan untuk melakukan perjalanan atau menyebar ke lokasi lain
• jenis nyeri termasuk rasa pegal , nyeri menusuk , nyeri kesemutan , nyeri listrik , nyeri kram , nyeri berdenyut , nyeri terbakar dll

Rasa kesemutan, menggelitik seperti adanya listrik ringan atau rasa seperti terbakar, para medis biasa menyebutnya dengan paresthesia . Adanya ketidaknyamanan rasa sakit yang sedang maupun berat dapat mengganggu gerakan tangan anda.

Banyak hal yang bisa menyababkan nyeri lengan, misalnya trauma, benturan langsung, masalah otot, degenerasi saraf dan kanker, bahkan cedera yang berulang. Nyeri lengan juga bisa berasal dari tubuh bagian lain yang menjalar sampai ke lengan seperti dari punggung dan leher. Contohnya adalah titik pemicu di leher dapat menyebabkan mati rasa yang dapat menjalar ke tangan dan bahu .

Untuk penanganan ini, fisioterapi akan memulai dengan;
• melakukan assessment secara mendalam mengenai timbulnya rasa sakit dan cedera ,
• mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan atau memperburuk rasa sakit ,
• memahami riwayat medis dan keluarga mereka sebelumnya ,
• serta informasi medis lainnya yang relevan
• tes fisik dan manual untuk mengetahui titik masalahnya
• fisioterapi, massage tangan dan massage olahraga

Setelah hal tersebut sudah dilakukan kemudian fisioterapi focus untuk mengurangi rasa sakit dengan menggunakan modalitas fisioterapi seperti ultrasound dan interferensi, terapi dingin untuk mengurangi peradangan, lalu meningkatkan ROM dan gerakan fungsional. Fisioterapis juga dapat memberikan : latihan dan gerakan pada tangan, mobilisasi sendi dan manajemen jaringan lunak .

Penatalaksanaan Fisioterapi Pada Parkinson

  1. Pengertian

Parkinson merupakan salah satu penyakit akibat gangguan pada ganglia basalis di otak. Penyakit ini pertama kali ditemukan oleh Tuan Parkinson pada tahun 1868 yang secara umum menampakkan gejala khas berupa rigidity, bradikinesia (gerakan lamban) mikroskopi, akinesia, wajah kaku, abnormal postur berupa fleksi postur, gangguan reaksi keseimbangan dan berkurangnya rotasi trunk. Continue reading

Melihat Awal dari Sejarah Olahraga

Sejarah OlahragaPENGERTIAN & AZAS KEOLAHRAGAAN

Pengertian Olahraga berasal dari kata olah = laku/perbuatan/kelakuan, & raga = badan. Hakekat keolahragaan à suatu pemahaman & pandangan yg mendasar & mendalam ten-tang bagaimana olahraga itu dilakukan orang dari dulu, sekarang & akan datang.

Pandangan yg mendasar :

Tidak terlepas dari masalah manusia & sejarah-nya serta kehidupannya. Dunia ini dihuni oleh berbagai makhluk, salah satu makhluk yang tinggi derajatnya adalah ma-nusia à manusia mampu melakukan perubahan yg terarah dgn akal-pikirannya. Manusia merupakan makhluk homosapiens artinya makhluk yang suka berpikir. Menurut Rene Dekrets (1595 – 1650), berpikir itu sebagai hakekat keberadaan manusia (Cogito Ergo Sum). Socrates (470 – 399 SM) menganjurkan agar orang mengenal dirinya sendiri & barang siapa yg mengenal akan dirinya berarti akan mengenal Tuhannya.

Dalam usaha manusia mengenal akan diri-nya, ahli & pemikir menelusuri tentang hakekat manusia menurut sudut pandang masing2. Itulah sebabnya banyak tafsiran tentang diri manusia karena menyoroti dari sudut pandang masing-masing :

- Sudut pandang ahli sosiologi

- Sudut pandang ahli politik

- Sudut pandang ahli biologi

- Sudut pandang ahli kedokteran

- Sudut pandang ahli keolahragaan

- Sudut pandang ahli/disiplin ilmu lainnya.

Timbul istilah2 yg dibuat oleh manusia :

- Manusia itu adalah hewan yg sakit (Das Kranke Tier).

- Manusia adalah homo faber (makhluk bermain)

- Manusia adalah homo sapiens (makhluk berpikir) Continue reading

Proses Terjadinya Penuaan

1. Biologi

a. Teori “Genetic Clock”;

Teori ini menyatakan bahwa proses menua terjadi akibat adanya program jam genetik didalam nuklei. Jam ini akan berputar dalam jangka waktu tertentu dan jika jam ini sudah habis putarannya maka, akan menyebabkan berhentinya proses mitosis. Hal ini ditunjukkan oleh hasil penelitian Haiflick, (1980) dikutif Darmojo dan Martono (1999) dari teori itu dinyatakan adanya hubungan antara kemampuan membelah sel dalam kultur dengan umur spesies Mutasisomatik (teori error catastrophe) hal penting lainnya yang perlu diperhatikan dalam menganalisis faktor-aktor penyebab terjadinya proses menua adalah faktor lingkungan yang menyebabkan terjadinya mutasi somatik. Sekarang sudah umum diketahui bahwa radiasi dan zat kimia dapat memperpendek umur. Menurut teori ini terjadinya mutasi yang progresif pada DNA sel somatik, akan menyebabkan terjadinya penurunan kemampuan fungsional sel tersebut. Continue reading

Kebenaran Mitos Tentang Jerawat

 Kebenaran Mitos Tentang JerawatMitos jerawat: Jangan percaya semua yang mereka katakan tentang jerawat.

Selama beberapa tahun saya berjuang dengan jerawat itu sekitar lalu tujuh belas dan dua puluh Namun saya ingin mendapatkan informasi lebih lanjut tentang mitos jerawat. Misalnya apakah benar-benar benar bahwa Anda bisa mendapatkan jerawat dari makan sebatang cokelat setiap hari? Bisa saya bantu jerawat dengan mencuci kulit saya lebih? Stres menyebabkan jerawat?
Dan aku yakin Anda menemukan ini yang paling lucu. Anda bisa mendapatkan naik jerawat dengan melakukan hubungan seks atau masturbasi. Omong kosong atau tidak? Anda akan menemukan jawaban atas pertanyaan Anda di sini dalam artikel ini.
Jerawat 7 mitos dan kebenaran tentang mereka. Continue reading

Prinsip-prinsip Pemeriksaan Gangguan Alat Gerak

Prinsip-prinsip Pemeriksaan Gangguan Alat GerakManual terapi secara khusus berkaitan erat dengan diagnosis dan terapi gangguan-gangguan musculoskeletal atau disfungsi somatic. Disfungsi somatic dapat terjadi dengan berbagai cara dan mempunyai karateristik sebagai berikut:

Gejala: misalnya  nyeri, kelemahan,  kekakuan, nyeri tekan.

Perubahan jaringan lunak: misalnya ketegangan, elastisitas, bentuk atau tekstur.

Perubahan fungsi: kekuatan, daya tahan, koordinasi dan  mobilitas (sendi dan jaringan lunak).

Gangguan musculoskeletal sering menampakkan  gabungan karateristik diatas antara satu dengan yang lain sangat erat kaitannya. Fisioterapis (manual terapis?) harus menentukan problem utamanya sehingga dapat memberikan terapi yang tepat. Continue reading

Semua Tentang Pengobatan Fisioterapi

Semua Tentang Pengobatan FisioterapiJika anda punya masalah pada sistem musculoskeletal maka dokter mungkin akan menyarankan untuk mencari bantuan fisioterapi dalam menyembuhkan penyakit yang dialami. Jika sebelumnya Anda sudah pernah ke fisioterapi mungkin anda sudah tahu tentang apa itu fisioterapi, bagaimana cara kerjanya dan apa yang mungkin diberikan untuk menangani cedera yang anda alami. Namun sebalinkya jika anda belum pernah ke fisioterapi dan baru pertama kalinya ingin fisioterapi, mungkin anda akan mencari tahu tentang apa itu fisioterapi dan bagaimana cara mereka untuk menyembuhkan cedera yang anda alami.

Fisioterapi biasa juga disebut dengan terapi fisik. Hal ini memungkinkan agar sebagian besar orang mendapatkan pemahaman yang lebih baik dari apa yang diharapkan dari pengobatan ini. Tapi tentu saja dengan setiap pengobatan ini anda akan ingin tahu lebih banyak tentang prosedurnya sebelum melanjutkan untuk fisioterapi.

Fisioterapi adalah suatu bentuk pelayanan kesehatan yang didesain khusus untuk menangani beberapa cedera dan penyakit dengan menggunakan beberapa metode dan gerakan yang berbeda. Banyak teknik yang dapat digunakan dalam bentuk terapi dengan menggunakan tangan fisioterapis pada sistem muskuloskeletal dengan teknik manipulasi untuk menyembuhkan cedera. Continue reading