Search Results for: pendapat para ahli cara mengukur panjang tungkai

Cara Hidup Sehat Pada Lansia

Usia lanjut adalah suatu kejadian yang pasti akan dialami oleh semua orang yang dikaruniai usia panjang, terjadinya tidak bisa dihindari oleh siapapun. Pada usia lanjut akan terjadi berbagai kemunduran pada organ tubuh. Namun tidak perlu berkecil hati, harus selalu optimis, ceria dan berusaha agar selalu tetap sehat di usia lanjut. Jadi walaupunb usia sudah lanjut, harus tetap menjaga kesehatan. Continue reading

Cara Mengukur Daya Tahan Otot

Cara Mengukur Daya Tahan OtotDaya tahan otot adalah kemampuan otot untuk mengaplikasikan gaya submaksimal secara berulang-ulang atau kontraksi otot yang terus menerus dalam jangka waktu yang tertentu. Ukuran daya tahan otot untuk atlit adalah beban (kg) dan jumlah repetisi yang dicapai. Untuk mengukur daya tahan otot digunakan tes bent-knee sit-up 1 menit, push-up, pull-up, bench press. Continue reading

Teknik Pelaksanaan Terapi Manipulasi Pada Sendi Panggul

Dalam melakukan terapi manipulasi, haruslah selalu diingat hal-hal sebagai berikut:

- Posisi pasien harus comfort agar struktur persendian yang akan dimanipulasi benar-benar rilex. Selain itu posisi pasien juga harus dapat mempermudah pemberian terapi.

- Posisi terapis harus pula dipilih posisi yang paling mudah untuk pemberian terapi (agar dalam pemberian terapi tidak canggung/kikuk).

- Pegangan terapis harus mantap dan selalu kontak dengan kulit regio yang diterapi manipulasi.

- Fixasi harus benar-benar stabil

- Tenaga yang digunakan sejauh mungkin mengandalkan berat badan terapis. Hal ini dimaksudkan agar terapis tidak cepat lelah serta tidak terjadi keluhan/ganggüan/penyakit karena pekerjaan/pro fesi.

 terapi manipulasi

Traksi Primer caput femoris: pegangan pada  medioventral di paha atas se-proximal mungkin
Arah: Lateral, Caudal, Ventral.

Indikasi: Memelihara “joint play” Continue reading

Hubungan Antara Panjang tungkai Dengan Hasil Lay Up Shoot.

Hubungan Antara Panjang tungkai Dengan Hasil Lay Up Shoot.

Hubungan Antara Panjang tungkai Dengan Hasil Lay Up Shoot.Telah dikemukan diatas, bahwa banyak faktor yang dapat memberikan pengaruh untuk hasil lay up shoot dalam bola basket. Salah satu faktor tersebut adalah keadaan anatomi tubuh atau komponen otot yang terlibat adalah tungkai.

Gerakan lay up merupakan kombinasi gerakan antara lompat – langkah – langkah, dalam hal ini panjang tungkai sangat berpengaruh pada panjang langkah yang dihasilkan untuk mendekatkan diri pada ring basket. Jadi makin panjang tuas tungkai maka semakin panjang pula langkah untuk melakukan awalan tolakan

Kekuatan dalam Bermain Basket

Kekuatan dalam Bermain Basket

Kekuatan dalam Bermain BasketKekuatan (Strength)
M. Sajoto (1983 : 16) menggemukan bahwa faktor-faktor penentu prestasi olahraga diklasifikasikan ke dalan 4 aspek, yaitu aspek biologis, aspek psikologis, aspek lingkungan dan aspek penunjang. Dari ke 4 aspek yang dikaji adalah aspek biologis, salah satunya adalah fisik terutama kekuatan otot tungkai.
Kekuatan adalah kemampuan otot-otot atau sekelompok otot untuk mengatasi suatu beban atau tahanan dalam menjalankan aktivitas (Soedarminto, 1992 ). Kekuatan otot adalah salah satu komponen kondisi fisik yang sangat penting untuk peningkatan kondisi fisik secara keseluruhan. 1) Kekuatan adalah daya penggerak setiap aktivitas fisik. 2) Kekuatan adalah peran yang penting dalam rangka terhindarnya cedera. 3) Dengan kekuatan dapat digunakan untuk berlari, lempar, pukulan, tolakan dan untuk stabilitas sendi-sendi (Harsono, 1988 : 77). Kekuatan otot adalah kemampuan otot atau sekelompok otot untuk melakukan kerja dengan menahan beban yang diangkat (M. Sajoto, 1983 : 16). Lebih lanjut dikatakan kekuatan atau strength adalah kemampuan fisik yang mengangkat masalah kemampuan seorang atlet pada saat dalam waktu kerja tertentu (M. Sajoto, 1983 : 17). Kekuatan otot adalah kekuatan yang digunakan oleh sekelompok otot tubuh dalam satu kontraksi maksimal (Harsono, 1988 : 176). Strength adalah kemampuan otot tubuh untuk membangkitkan tegangan terhadap suatu tahanan (Harsono, 1988 : 176

Anatomi Tungkai
Tungkai atas, yaitu dari pangkal paha sampai lutut, dalam istilah anatomi disebut femur. Tungkai bawah yaitu dari lutut sampai pergelangan kaki, dalam istilah anatomi disebut leg. Tungkai bawah ini terdiri dari dua tulang, yakni os tibia dan os fibula. Os tibia atau tulang kering kerangka yang utama dari tulang bawah dan berupa tulang pipa. Sedang os fibula atau tulang betis letaknya sebelah lateral tungkai bawah, berupa tulang pipa. Tempurung lutut terdapat diantara tungkai atas dan tungkai bawah.
Telapak kaki terdiri dari tarsalia, metatarsalia dan falanx. Tulang tarsalia mendukung beban berat saat berdiri dan berjumlah tujuh buah, yang secara kolektif dinamakan tarsus. Tulang-tulang metatarsalia hanya berjumlah lima buah dan berupa tulang pipa. Secara keseluruhan tulang-tulang tersebut berjumlah 31 buah yaitu :
1 Os koxa : tulang paha
1 Os femur : tulang paha
1 Os tibia : tulang kering
1 Os fibula : tulang betis
1 Os patella : tempurung lutut
7 Os tarsalia : tulang pangkal kaki
5 Os metatarsalia ; tulang telapak kaki
14 falanx : ruas jari-jari (PASI, 1995 : 4)

Otot-otot Tungkai
Pada umumnya otot dibagi menjadi 3 jenis yaitu : otot polos, jantung dan otot kerangka. Otot polos tidak mempunyai garis-garis melintang, sedang otot jantung dan otot kerangka mempunyai garis-garis melintang. Otot polos dan otot jantung dalam kontraksinya secara ritmik tanpa adanya persyarafan dari luar, disebabkan adanya sel-sel pengatur langkah “pacemaker” yang menimbulkan impuls secara spontan. Otot kerangka dalam kontraksinya karena adanya rangsangan saraf sebagai impuls menuju otot saraf motorik.
Otot akan menarik jika menerima rangsangan saraf dari pusat saraf atau otak memberitahukan untuk melakukan tarikan. Isyarat-isyarat ini dibawa oleh saraf yang terdiri dari sel-sel saraf yang khusus. Proses kontraksi yang kenyataannya dari suatu serabut otot dimulai pada saat serabut menerima impuls saraf elektris yang dihantar sel-sel saraf. Selain rangka tulang yang membentuk rangka tungkai, tungkai yang dibentuk oleh beberapa jaringan. Sebagian jaringan yang membentuk tungkai manusia adalah otot.
Dalam kontraksi otot sedirian, tetapi merupakan kelompok. Gerakan apapun yang diberikan merupakan hasil koordinasi gerakkan beberapa otot. Demikian halnya pada otot tungkai yang dalam melakukan kontrasi selalu dengan koordinasi antara otot satu dengan otot yang lain (Pearce Evelyn, 1986 : 21).

Kekuatan Otot Tungkai
Menurut M. Sajoto (1983 : 70) tubuh manusia terdiri dari banyak sekali jaringan otot masing-masing mempunyai fungsi tertentu dalam kehidupan sehari-hari. Jaringan otot keseluruhan merupakan satu kesatuan yang cukup besar dan membentuk berat badan manusia.
James A. Baley (1986 : 16) menyebutkan ada 656 otot dan tulang dalam tubuh manusia, dan masing-masing mempunyai fungsi tertentu. Sedangkan Soekarman (1997 : 30) menerangkan bahwa untuk mencapai suatu prestasi dalam bidang olahraga disamping latihan rutin juga harus dipenuhi faktor-faktor lainnya. Faktor lain itu antara lain : Keadaan (somatic), umur, psikis, bentuk tubuh / hibitus
mempunyai arti yang besar dan dapat menimbulkan prestasi seseorang. Dengan memperhatikan hal tersebut diatas, seseorang yang ingin memperoleh prestasi optimal harus pula unsur-unsur genetis (faktor antropometri).

Pengertian Distribusi Epidemiologi

A. PENGERTIAN EPIDEMIOLOGI
1. Pengertian Epidemiologi Menurut Asal Kata
Jika ditinjau dari asal kata Epidemiologi berasal dari bahasa Yunani yang terdiri dari 3 kata dasar yaitu EPI yang berarti pada atau tentang, demos yang berati penduduk dan kata terakhir adalalah logos yang berarti ilmu pengetahuan. Jadi epidemilogi adalah ilmu yang mempelajari tentang penduduk.
Sedangkan dalam pengertian modern pada saat ini EPIDEMIOLOGI adalah :
“Ilmu yang mempelajari tentang Frekuensi dan Distribusi (Penyebaran) serta Determinat masalah kesehatan pada sekelompok orang/masyarakat serta Determinannya (Faktor – factor yang Mempengaruhinya). Continue reading

Diet Terbaik Menurunkan Bobot Badan

Diet Terbaik Menurunkan Bobot BadanSemua orang tahu, jika ingin menurunkan bobot tubuh yang perlu dilakukan adalah dengan berdiet. Lalu diet seperti apa yang cocok buat masing-masing orang? Apalagi, sekarang ini makin beragam jenis diet yang beredaran di sekitar. Tak heran jika Anda makin bingung memilih yang tepat. Atau Anda sudah pernah mencoba beragam  jenis diet tapi tak pernah ada yang berhasil. Dimana letak salahnya? Mungkin Anda belum menemukan diet yang cocok bagi selera, gaya hidup, serta kebiasaan Anda.

Obesitas seringkali dikaitkan dengan berbagai macam penyakit, sehingga banyak orang yang mencari cara diet yang tepat untuk menurunkan berat badan. Orang-orang yang mengalami kelebihan berat badan seringkali ditimpa berbagai macam penyakit mematikan dan permasalahan jantung. Continue reading

Cara Lain Untuk Berhenti Merokok

Perokok setiap saat sedang mencari cara untuk berhenti merokok, jadi jangan ragu untuk melihat sumber spesialis atau ahli untuk mendapatkan beberapa tips yang akan mempermudah transisi meninggalkan rokok.

Kali ini kita akan melihat daftar lengkap yang dapat kita ikuti beberapa tips untuk berhenti merokok.

- Makan teratur: Untuk setiap rokok Anda merokok, tubuh Anda melepaskan lemak dan gula dalam darah, sehingga untuk mengatasi ini, orang harus makan lebih teratur, dan itu adalah satu-satunya cara mari kita tidak hilang rokok.

- Minum air: Anda harus menyerah kopi, minuman beralkohol dan minuman ringan, karena semua yang menyebabkannya untuk meningkatkan kecemasan Anda tentang kembali ke merokok, jadi itu bukan cara untuk mendapatkannya.

- Istirahat: Cara terbaik adalah untuk mengatur istirahat yang baik, dan terutama tidak tinggal sampai larut malam, karena yang menyebabkan yang meningkatkan keinginan kita untuk merokok.

- Makan makanan ringan: Cobalah setiap kali Anda merasa seperti merokok, makan makanan ringan rendah kalori, sehingga Anda mengganti kebiasaan merokok, demi sesuatu yang lebih sehat dan juga menghapus keinginan untuk merokok.

- Apakah olahraga: Cara yang baik untuk membersihkan tubuh dan menghilangkan racun yang mengandung tembakau diputar olahraga dan tetap fit, sehingga alternatif lain yang akan terganggu.

Cara Mengukur Minat

Minat diukur dengan menggunakan kuesioner atau dengan menggunakan wawancara. Dalam TRA (Theory of Reasoned Action), minat merupakan bagian dari intense sehingga belum nampak kegiatannya dan tidak dapat dilakukan observasi secara langsung (Fishben, 1975). Hasil pengukuran minat menurut Ajzen (1996), dapat dikategorikan menjadi minat tinggi (67 – 100%), minat sedang (34 – 66%), dan minat rendah (0 – 33%).

Tes-tes Stabilitas Pada Regio Knee (Lutut)

Regio Knee1. Tes hyperekstensi

Cara sama dengan pemeriksaan gerak pasif hyperekstensi. Bila hyperekstensi bertambah, kemungkinan terjadi kerusakan sampai sendi bagian dorsal dan/atau lig. Cruciatum anterior

 2. Tes Gravity(gb. 11)

Posisi pasien berbaring telentang dengan panggul dan lutut fleksi 90˚, kedua tumit disangga tangan pemeriksa. Pemeriksa rnengamati ketinggian kedua tuberositas. tibia, bila ketinggian berbeda, bägian yang lebih rendah menunjukan adanya kerobekan lig. Cruciatum posterior. Continue reading