Search Results for: pengertian lipid menurut ahli

Pengertian Distribusi Epidemiologi

A. PENGERTIAN EPIDEMIOLOGI
1. Pengertian Epidemiologi Menurut Asal Kata
Jika ditinjau dari asal kata Epidemiologi berasal dari bahasa Yunani yang terdiri dari 3 kata dasar yaitu EPI yang berarti pada atau tentang, demos yang berati penduduk dan kata terakhir adalalah logos yang berarti ilmu pengetahuan. Jadi epidemilogi adalah ilmu yang mempelajari tentang penduduk.
Sedangkan dalam pengertian modern pada saat ini EPIDEMIOLOGI adalah :
“Ilmu yang mempelajari tentang Frekuensi dan Distribusi (Penyebaran) serta Determinat masalah kesehatan pada sekelompok orang/masyarakat serta Determinannya (Faktor – factor yang Mempengaruhinya). Continue reading

Pengertian Kesehatan Masyarakat Menurut Winslow

Menurut Winslow (1920) bahwa Kesehatan Masyarakat (Public Health) adalah Ilmu dan Seni : mencegah penyakit, memperpanjang hidup, dan meningkatkan kesehatan, melalui “Usaha-usaha Pengorganisasian masyarakat “ untuk :
a. Perbaikan sanitasi lingkungan
b. Pemberantasan penyakit-penyakit menular
c. Pendidikan untuk kebersihan perorangan
d. Pengorganisasian pelayanan-pelayanan medis dan perawatan untuk diagnosis dini dan pengobatan.
e. Pengembangan rekayasa sosial untuk menjamin setiap orang terpenuhi kebutuhan hidup yang layak dalam memelihara kesehatannya. Continue reading

Melihat Awal dari Sejarah Olahraga

Sejarah OlahragaPENGERTIAN & AZAS KEOLAHRAGAAN

Pengertian Olahraga berasal dari kata olah = laku/perbuatan/kelakuan, & raga = badan. Hakekat keolahragaan à suatu pemahaman & pandangan yg mendasar & mendalam ten-tang bagaimana olahraga itu dilakukan orang dari dulu, sekarang & akan datang.

Pandangan yg mendasar :

Tidak terlepas dari masalah manusia & sejarah-nya serta kehidupannya. Dunia ini dihuni oleh berbagai makhluk, salah satu makhluk yang tinggi derajatnya adalah ma-nusia à manusia mampu melakukan perubahan yg terarah dgn akal-pikirannya. Manusia merupakan makhluk homosapiens artinya makhluk yang suka berpikir. Menurut Rene Dekrets (1595 – 1650), berpikir itu sebagai hakekat keberadaan manusia (Cogito Ergo Sum). Socrates (470 – 399 SM) menganjurkan agar orang mengenal dirinya sendiri & barang siapa yg mengenal akan dirinya berarti akan mengenal Tuhannya.

Dalam usaha manusia mengenal akan diri-nya, ahli & pemikir menelusuri tentang hakekat manusia menurut sudut pandang masing2. Itulah sebabnya banyak tafsiran tentang diri manusia karena menyoroti dari sudut pandang masing-masing :

- Sudut pandang ahli sosiologi

- Sudut pandang ahli politik

- Sudut pandang ahli biologi

- Sudut pandang ahli kedokteran

- Sudut pandang ahli keolahragaan

- Sudut pandang ahli/disiplin ilmu lainnya.

Timbul istilah2 yg dibuat oleh manusia :

- Manusia itu adalah hewan yg sakit (Das Kranke Tier).

- Manusia adalah homo faber (makhluk bermain)

- Manusia adalah homo sapiens (makhluk berpikir) Continue reading

Teori Partikel Zat

Teori Partikel Zat

Teori Partikel Zata. Susunan Zat

Zat/materi terdiri dari partikel—partikel kecil yang berupa atom atau molekul. Atom merupakan zat tunggal yang tidak bersenyawa atau tidak berikatan dengen atom lain, secara reaksi kimia biasa tak dapat diuraikan lagi.

Molekul terjadi karena penggabungan dua atom atau lebih, atom yang tak sama ataupun atom yang sama.

Gerak  Brown merupakan gerak secara acak pada partikel-partikel zat.

b. Klasifikasi Zat

Klasifikasi zat secara fisika misalnya konduktor, semi konduktor,isolator.Klasifikasi zat secara kimia misalnya unsur, senyawa, campuran. unsur/elemen adalah zat tunggal yang secara reaksi kimia biasa tak dapat diuraikan lagi, misalnya O2.

senyawa adalah zat tunggal yang secara reaksi kimia biasa dapat diuraikan menjadi dua zat atau lebih yang sederhana, merupakan persatuan dua unsur atau lebih, disebut  juga compound.

Menurut cara terbentuknya dibedakan menjadi :

1. elektrovalent compound, terbentuk oleh adanya. tarik menarik ion tak sejenis, bersifat asam/basa kuat, misalnya NaCl.

2. covalent compound, terbentuk oleh adanya kerjasama atom—atom pembentuknya sehingga masing-masing kulit terluar punya kelengkapan ,jumlah elektron, bersifat asam/basa lemah, misalnya H2O.

3. radical compound, terbentuk seperti covalent compound tetapi masih belum terlengkapi sehingga masih dapat menarik unsur lain, bisa berubah menjadi elektrovalent ataupun covalent, misalnya OH.

Campuran adalah zat yang terdiri dari dua zat atau lebih yang sifat-sifat zat asalnya masih nampak, meskipun ada yang sulit dikenali, dapat berupa campuran homogeny misalnya gula ataupun campuran heterogen misalnya pasir.

c. Electro Chemical Series ( ECS )

merupakan deretan logam dengan sifat-sifat tertentu, yaitu K, Na, Zn, (H), Cu, Ag, Pt.

sifat yang dimiliki :

1. logam yang terletak di sebelah kiri H bila dimasukkan dalam larutan akan memberikan ion kepada larutan, sedangkan logam yang terletak di sebelah kanan H bila-dimasukkan ke dalam larutan-akan menerima ion dari larutan.

2. logam yang terletak di sebelah kiri H akan cenderung bermuatan lebih negatif daripada larutan, sedangkan logam yang terletak di sebelah kanan H akan cenderung bermuatan lebih positif dari pada larutan.

3. semakin ke kiri akan semakin cenderung dalam bentuk ion, sedangkan semakin ke kanan cenderung dalam bentuk atom.

4. semakin jauh dari H akan semakin besar beda potensialnya.

d. Teori Atom Dalton

menurut ahli fisika Dalton maka :

1. zat terdiri dari atom, yang merupakan partikel terkecil.

2. atom dari suatu unsur adalah sama.

3. beberapa atom membentuk molekul benda.

e. Teori Elektron Lorenz

menurut ahli fisika Lorenz maka :

1. benda terdiri dari atom, yang merupakan bagian yang tak dapat dipecah lagi tanpa kehilangan sifat aslinya.

2. atom terdiri dari partikel—partikel yaitu inti ( proton dan neutron ) bermuatan positif yang dikelilingi oleh elektron yang bermuatan negatif.

3. proton menolak terhadap proton, elektron menolak terhadap elektron, proton tarik menarik terhadap elektron.

4. elektron dapat berpindah tempat.

5. elektron mudah bergerak dalam konduktor.

6. atom dikatakan netral apabila muatan positif sama besar dengan muatan negatif, dikatakan bermuatan positif ( ion positif ) apabila jumlah proton lebih banyak daripada elektron, dikatakan negatif ( ion negatif ) apabila jumlah elektron lebih banyak daripada proton.

f. Magnet

magnet adalah benda yang dapat menarik besi/baja.

1) Hipotesa Weber

Teori molekul kemagnetan dinamakan juga Hipotesa Weber :

a. tiap magnet terdiri dari magnet—magnet penyusun disebut magnet elementer.

b. pada besi, magnet elementer mudah berubah kedudukannya, sedangkan pada baja sulit, sehingga besi lebih mudah dimagnetkan tetapi juga lebih mudah kehilangan sifat kemagnetannya.

c. magnet elementer pada magnet mengarah ke suatu arah tertentu yaitu Utara dan Selatan, sedangkan magnet elementer pada benda yang bukan magnet akan membentuk lingkaran tertutup.

2. Macam Magnet

a. menurut bentuknya : ladam (kuku ), jarum, batang, silinder, keping dll.

b. menurut terjadinya : magnet alam (natural ), magnet buatan (artificial) yang dibedakan menjadi magnet permanen dan magnet temporer.

3) Bagian Magnet :

Kutub magnet adalah bagian magnet yang gaya tariknya terbesar, dinamakan kutub utara dan Kutub Selatan yaitu ujung magnet yang menunjuk arah Utara dan selatan pada saat dalam keadaan bebas

4. Pembuatan Magnet

a. induksi/imbas/influensi ( magnetik ataupun elektrik ), di mana ujung magnet yang terjadi selalu berlawanan dengan ujung magnet yang didekati. Pembuatan magnet oleh aliran arus listrik dinamakan elektromagnet.

b. gosokan, di mana ujung magnet yang terjadi sama dengan ujung magnet yang menggosok.

5. Macam Bahan Yang Ditarik Magnet

Zat/bahan yang dapat ditarik oleh magnet dibedakan menjadi  :

a. ferromnagnetik ( ditarik dengan kuat ) misalnya besi, baja.

b. paramagnetik ( ditarik dengan lemah ) misalnya platina.

c. diamagnetik ( ditolak ) misalnya emas.

6. sifat—sifat Magnet

a. mengambil arah Utara dan Selatan.

b. kutub yang senama tolak menolak, kutub tak senama tarik menarik.-

c. menarik benda magnetis.

d. dapat memindahkn sifat kemagnetannya.

e. mengeluarkan medan magnet.

hukum Coulomb : gaya tolak menolak ataupun tarik menarik yang dilakukan oleh magnet berbanding lurus dengan kuat kutub masing- masing dan berbanding terbalik dengan kuadrat jaraknya.

dapat dihitung dengan rumus :

 Teori Partikel Zat

7. Medan Magnet

medan magnet adalah ruang di sekitar magnet yang masih dipengaruhi oleh magnet tersebut, magnet yang berada di dalamnya akan mengalami gaya magnet yang digambarkan sebagai garis-garis gaya magnetik yang dimulai dari Kutub utara untuk berakhir pada Kutub Selatan.•

medan magnet dapat ditimbulkan oleh arus listrik.

arah garis gaya magnet pada kawat lurus yang dialiri arus listrik adalah menurut aturan Maxwell.

arah garis gaya magnet pada kawat berbentuk kumparan ( coil ) yang dialiri arus listrik adalah menurut Aturan Ampere.

Pengertian dari Lisosom

Lisosom adalah kantung atau gelembung bulat yang dikelilingi membran dan berada di dalam sitoplasma. Ukurannya bervariasi, tetapi biasanya tidak lebih besar dari mitokondria. Lisosom mengandung berbagai jenis enzim pencerna, yakni, enzim yang menghidrolisa dengan memecahkan, protein sel, polisakarida, dan lipid yang tidak dibutuhkan lagi. Karena enzim pencerna ini dapat membahayakan bagian sel yang lain, diperlukan lisosom sebagai tempat penampungan biokatalisator tersebut. Continue reading

Indikator Permasalahan Kesehatan Reproduksi Wanita

Indikator Permasalahan Kesehatan Reproduksi WanitaDalam pengertian kesehatan reproduksi secara lebih mendalam, bukan semata-mata sebagai pengertian klinis (kedokteran) saja tetapi juga mencakup pengertian sosial (masyarakat). Intinya goal kesehatan secara menyeluruh bahwa kualitas hidupnya sangat baik. Namun, kondisi sosial dan ekonomi terutama di negara-negara berkembang yang kualitas hidup dan kemiskinan memburuk, secara tidak langsung memperburuk pula kesehatan reproduksi wanita. Continue reading

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Status Gizi

Pengertian Status Gizi

Status gizi adalah ukuran keberhasilan dalam  pemenuhan nutrisi untuk anak yang diindikasikan oleh berat badan dan tinggi badan anak. Status gizi juga didefinisikan sebagai status kesehatan yang dihasilkan oleh keseimbangan antara kebutuhan dan masukan nutrien. Penelitian status gizi merupakan pengukuran yang didasarkan pada data antropometri serta biokimia dan riwayat diit (Beck, 2000: 1). Continue reading

Alat Kontrasepsi Dalam Rahim

A. Pengertian AKDR

AKDR adalah alat kontrasepsi yang dipasang di dalam rahim (Hartanto, 2004). Di mana AKDR terdiri dari bermacam-macam bentuk, terdiri dari plastik (polietiline), ada yang di lilit tembaga (Cu), ada pula yang tidak. Tetapi ada pula yang di lilit tembaga bercampur perak (Ag). Selain itu ada pula yang batangnya berisi hormon progesterone. Continue reading

Pengertian Sikap

Pengertian SikapSikap adalah evaluasi umum yang dibuat manusia terhadap dirinya sendiri, orang lain, obyek atau isue. (Petty, cocopio, 1986 dalam Azwar S., 2000 : 6).

Sikap adalah merupakan reaksi atau respon seseorang yang masih tertutup terhadap suatu stimulus atau objek (Soekidjo Notoatmojo, 1997 : 130).

Sikap adalah pandangan-pandangan atau perasaan yang disertai kecenderungan untuk bertindak sesuai sikap objek tadi (Heri Purwanto, 1998 : 62). Continue reading

Pengertian Konseling

Konseling adalah kegiatan percakapan tatap muka dua arah antara klien dengan petugas yang bertujuan memberikan bantuan mengenai berbagai hal yang ada kaitannya dengan pemilihan kontrasepsi, sehingga akhirnya calon peserta KB mampu mengambil keputusan sendiri mengenai alat/metode kontrasepsi apa yang terbaik bagi dirinya (Sheilla, 2006).

Konseling adalah proses komunikasi antara seseorang (konselor) dengan orang lain. (Depkes RI, 2000).

Konseling adalah proses pemberian informasi obyektif dan lengkap, dilakukan secara sistematik dengan paduan ketrampilan komunikasi interpersonal, teknik bimbingan dan penguasaan pengetahuan klinik bertujuan untuk membantu seseorang mengenali kondisinya saat ini, masalah yang sedang dihadapi dan menentukan jalan keluar/ upaya untuk mengatasi masalah tersebut (Saifuddin, 2001).

Konseling adalah proses pemberi bantuan seseorang kepada orang lain dalam membuat suatu keputusan atau memecahkan suatu masalah melalui pemahaman terhadap fakta, harapan, kebutuhan, dan perasaan klien (Lukman, 2002).