Search Results for: pengertian stimulus

Stimulus

Stimulus
1. Ambang absolute bawah (underwood, 1949) atau ambang stimulus (Townsend, 1953); yaitu kekuatan stimulus minimal yang dapat disadari oleh individu.
2. Ambang perbedaan: kemampuan individu dalam membedakan stumulus yang satu dengan yang lain berbeda kekuatannya.
3. Ambang absolute atas atau ambang terminal : yaitu kekuatan stimulus maksimal, dimana kekuatan stimulus yang ada diatasnya sudah tidak dapat disadari lagi.
Range antara ambang stimulus dengan ambang terminal merupakan daerah kekuatan stimulus yang dapat disadari kekuatannya.
Subliminal ;stimulus di bawah amabng stimulus. Supraminal; stimulus diatas ambang terminal, misalnya kekuatan penglihatan 390 – 760 milimokron (< 390 subliminal ) dan (> 760 supraminal), pendengaran 20 – 20.000 Hz. Continue reading

Pengertian Distribusi Epidemiologi

A. PENGERTIAN EPIDEMIOLOGI
1. Pengertian Epidemiologi Menurut Asal Kata
Jika ditinjau dari asal kata Epidemiologi berasal dari bahasa Yunani yang terdiri dari 3 kata dasar yaitu EPI yang berarti pada atau tentang, demos yang berati penduduk dan kata terakhir adalalah logos yang berarti ilmu pengetahuan. Jadi epidemilogi adalah ilmu yang mempelajari tentang penduduk.
Sedangkan dalam pengertian modern pada saat ini EPIDEMIOLOGI adalah :
“Ilmu yang mempelajari tentang Frekuensi dan Distribusi (Penyebaran) serta Determinat masalah kesehatan pada sekelompok orang/masyarakat serta Determinannya (Faktor – factor yang Mempengaruhinya). Continue reading

Pengertian Sikap

Pengertian SikapSikap adalah evaluasi umum yang dibuat manusia terhadap dirinya sendiri, orang lain, obyek atau isue. (Petty, cocopio, 1986 dalam Azwar S., 2000 : 6).

Sikap adalah merupakan reaksi atau respon seseorang yang masih tertutup terhadap suatu stimulus atau objek (Soekidjo Notoatmojo, 1997 : 130).

Sikap adalah pandangan-pandangan atau perasaan yang disertai kecenderungan untuk bertindak sesuai sikap objek tadi (Heri Purwanto, 1998 : 62). Continue reading

Pengertian Konseling

Konseling adalah kegiatan percakapan tatap muka dua arah antara klien dengan petugas yang bertujuan memberikan bantuan mengenai berbagai hal yang ada kaitannya dengan pemilihan kontrasepsi, sehingga akhirnya calon peserta KB mampu mengambil keputusan sendiri mengenai alat/metode kontrasepsi apa yang terbaik bagi dirinya (Sheilla, 2006).

Konseling adalah proses komunikasi antara seseorang (konselor) dengan orang lain. (Depkes RI, 2000).

Konseling adalah proses pemberian informasi obyektif dan lengkap, dilakukan secara sistematik dengan paduan ketrampilan komunikasi interpersonal, teknik bimbingan dan penguasaan pengetahuan klinik bertujuan untuk membantu seseorang mengenali kondisinya saat ini, masalah yang sedang dihadapi dan menentukan jalan keluar/ upaya untuk mengatasi masalah tersebut (Saifuddin, 2001).

Konseling adalah proses pemberi bantuan seseorang kepada orang lain dalam membuat suatu keputusan atau memecahkan suatu masalah melalui pemahaman terhadap fakta, harapan, kebutuhan, dan perasaan klien (Lukman, 2002).

Pengertian dari Lisosom

Lisosom adalah kantung atau gelembung bulat yang dikelilingi membran dan berada di dalam sitoplasma. Ukurannya bervariasi, tetapi biasanya tidak lebih besar dari mitokondria. Lisosom mengandung berbagai jenis enzim pencerna, yakni, enzim yang menghidrolisa dengan memecahkan, protein sel, polisakarida, dan lipid yang tidak dibutuhkan lagi. Karena enzim pencerna ini dapat membahayakan bagian sel yang lain, diperlukan lisosom sebagai tempat penampungan biokatalisator tersebut. Continue reading

Pengertian Kesehatan Masyarakat Menurut Winslow

Menurut Winslow (1920) bahwa Kesehatan Masyarakat (Public Health) adalah Ilmu dan Seni : mencegah penyakit, memperpanjang hidup, dan meningkatkan kesehatan, melalui “Usaha-usaha Pengorganisasian masyarakat “ untuk :
a. Perbaikan sanitasi lingkungan
b. Pemberantasan penyakit-penyakit menular
c. Pendidikan untuk kebersihan perorangan
d. Pengorganisasian pelayanan-pelayanan medis dan perawatan untuk diagnosis dini dan pengobatan.
e. Pengembangan rekayasa sosial untuk menjamin setiap orang terpenuhi kebutuhan hidup yang layak dalam memelihara kesehatannya. Continue reading

Pengertian Kontraktur

Kontraksi merupakan suatu proses yang normal pada proses penyembuhan luka, sedangkan kontraktur merupakan suatu keadaan patologis tingkat akhir dari suatu kontraksi. Umumnya kontraktur terjadi apabila pembentukan sikatrik berlebihan dari proses penyembuhan luka.

Penyebab utama kontraktur adalah tidak ada atau kurangnya mobilisasi sendi akibat suatu keadaan antara lain imbalance kekuatan otot, penyakit neuromuskular, penyakit degenerasi, luka bakar, luka trauma yang luas, inflamasi, penyakit kongenital, ankilosis dan nyeri. Continue reading

Tentang Persepsi

Sebuah proses internal yang dinamakan persepsi, yang bermanfaatsebagai sebuah alat penyaring (filter) dan sebagai metode untukmengorganisasi stimuli yang memungkinkan kita menghadapi lingkungan kita. Proses persepsi tersebut menyediakan mekanisme melalui seleksi stimuli dan dikelompokkan dalam wujud yang berarti. Akibatnya adalah bahwa kita lebih dapat memahami gambaran mengenai lingkungan yang diwakili oleh stimuli tersebut (Winardi, 2002). Persepsi pada hakekatnya adalah proses kognitif yang dialami oleh seseorang di dalam memahami informasi tentang lingkungan, baik melalui penglihatan, pendengaran, penghayatan, perasaan dan penciuman (Thoha, 1980). Continue reading

Refleks proses dalam disfungsi vertebrogenic

Meskipun pentingnya faktor mekanik untuk patogenesis, tidak identik dengan penyakit klinis. Pasien umumnya tidak cenderung mengeluh gangguan mobilitas, melainkan rasa sakit, baik di punggung, tungkai, kepala, atau jeroan. Mereka bahkan mungkin menderita pembatasan gerakan yang cukup besar, namun mereka tidak memperhatikan ini. Pemeriksaan kadang-kadang bahkan mengungkapkan tanda-tanda rritation nociceptive (titik pemicu laten atau zona hyperalgesic pada kulit), namun pasien tidak merasa sakit. Penjelasannya terletak pada kapasitas dari sistem saraf untuk bereaksi. Kita sekarang perlu tahu bagaimana itu adalah bahwa disfungsi menghasilkan rasa sakit. Continue reading

Indikator Permasalahan Kesehatan Reproduksi Wanita

Indikator Permasalahan Kesehatan Reproduksi WanitaDalam pengertian kesehatan reproduksi secara lebih mendalam, bukan semata-mata sebagai pengertian klinis (kedokteran) saja tetapi juga mencakup pengertian sosial (masyarakat). Intinya goal kesehatan secara menyeluruh bahwa kualitas hidupnya sangat baik. Namun, kondisi sosial dan ekonomi terutama di negara-negara berkembang yang kualitas hidup dan kemiskinan memburuk, secara tidak langsung memperburuk pula kesehatan reproduksi wanita. Continue reading